Pasca Kebakaran di Mubai, Begini Kondisi Korban

Pasca Kebakaran di Mubai, Begini Kondisi Korban

Korban: Herwan Effendi salah satu warga korban kebakaran di kelurahan Mubai pada beberapa waktu lalu. -Foto Carles Jaya/radarlebong-Radar Lebong

LEBONG, RADARLEBONG.ID - Masih ingat dengan kejadian kebakaran di Kelurahan Mubai Kecamatan Lebong Selatan yang telah menghanguskan 5 unit rumah warga setempat pada beberapa waktu lalu. 

Salah satu rumah milik Herwan Efendi (42), yang mengharuskan ia bersama keluarga mengontrak dirumah warga sebagai tempat tinggal sementara pasca kebakaran. 

"Iya, pasca kebakaran kami sekeluarga terpaksa harus mengontrak rumah warga lain, karena rumah yang selama ini kami milki sudah tidak dapat lagi ditempati," ungkap Herwan Efendi kepada Radar Lebong (16/9) kemarin. 

Diakuinya, untuk kerusakan rumah miliknya itu mencapai 70 persen, dengan kerugian material yang ditapsir mencapi Rp 35 juta dan belum termasuk isinya. 

BACA JUGA:Kebakaran di Mubai, Damkar Tak Ada Air, 2 Rumah Rata dengan Tanah, 4 Rusak Berat,

Pasca kebakaran itupun pihaknya sekeluarga memutuskan untuk mengontrak dirumah warga, karena tidak memiliki tempat tinggal lain. 

"Mau tidak mau harus mengontrak, karena untuk membangun rumah baru otomatis membutuhkan modal yang besar. Sedangkan untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari saja hanya mengandalkan kerja serabutan," sampainya. 

Lebih jauh, diceritakannya pasca kebakaran itu hanya ada satu korban yang sudah membangun kembali rumahnya, itupun dengan menggunakan uang pribadi, karena mereka masih mampu.

BACA JUGA:Ini Harapan Korban Kebakaran Mubai untuk Pemkab Lebong

untuk satu rumah papan yang ikut terbakar sudah dibangun kembali secara gotong royong oleh warga. 

"Untuk rumah saya, itu dibantu warga untuk bahan meterialya, namun itukan perlu juga dana tambahan. Sehingga saya buat secara bertahap dan sampai sekarang belum juga terbangun. 

Dia menambahkan, pasca kebakaranpihaknya hanya mendapat bantuan sembako dari pemerintah, sedangkan bantuan berupa dana itu sampai sekarang belum ada sepeser pun. 

"Kalau memang ada bantuan material ataupun bantuan dana, pastinya kami sangat berharap kepada pemerintah. Apalagi bekerja sebagai serabutan yang belum tentu jelas penghasilannya, mana bisa untuk membangun rumah baru," harapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: