Jangan Ditiru, Puluhan Anak di Bawah Umur di Lebong Diciduk Gegara 'Ngelem', 7 Diantaranya Pelajar

Jangan Ditiru, Puluhan Anak di Bawah Umur di Lebong Diciduk Gegara 'Ngelem', 7 Diantaranya Pelajar

Tampak penampakan puluhan pemuda masih dibawah umur yang sempat diamankan aparat gabungan.-foto: istimewa-

RADARLEBONG.ID - Kelakuan ini, jangan ditiru, pasalnya puluhan anak di bawah umur di Kecamatan Lebong Tengah Kabupaten Lebong diciduk gegara 'ngelem'atau menghirup lem aibon di Tribun Desa Semelako Atas.

Tentusaja, terciduknya puluhan anak di bawah umur tersebut menyusul keresahan warga atas penyalahgunaan lem aibon yang sempat viral di Medsos (media sosial).

Kepala Satpol PP, Andrian Aristiawan, SH mengatakan dari operasi gabungan tersebut, diamankan 10 orang anak di bawah umur.

Dari jumlah tersebut, 7 orang diantaranya tercatat masih pelajar yang masih aktif dan 3 orang remaja putus sekolah.

BACA JUGA:Viral di Medsos, Penampakan Lem Aibon Berjejer Depan Rumah Warga

BACA JUGA:Selamatkan Generasi Muda, KONI Lebong Minta Penyalahgunaan Lem Aibon yang Viral di Medsos Segera Ditindak

" Saat dilakukan operasi, puluhan anak dibawah umur tersebut kedapatan tengah ngelem atau menghirup aibon," kata Adrian.

Lanjut Adrian, puluhan anak di bawah umur yang terjaring razia ngelem tersebut langsung diamankan ke kantor Satpol PP Lebong bersama dengan barang bukti berupa kaleng lem aibon.

" Seluruh orang tua pemuda juga langsung kami panggil agar dapat dilakukan pembinaan dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya yang ngelem itu," terang Adrian.

Pihaknya pun, tambah Adrian, akan tetap melakukan operasi gabungan sebagaimana instruksi dari Bupati Lebong

BACA JUGA:Keterlaluan, Kuburan Jadi Tempat Isap Lem dan Mabuk-Mabukan

BACA JUGA:Cegah Kasus Asusila, Perlu Tanggungjawab Bersama

dalam upaya pencegahan dan menekan kasus kekerasan perempuan dan anak serta kenakalan remaja yang terjadi di wilayah Kabupaten Lebong.

" Kepada para orang tua, kami juga meminta  agar mengawasi anak-anak supaya tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: