Naik 0,03 Persen, Kemiskinan di Lebong Gegara Covid, Apa Iya?

Naik 0,03 Persen, Kemiskinan di Lebong Gegara Covid, Apa Iya?

Susenas: Petugas BPS Lebong saat melakukan Susenas door to door ke rumah penduduk miskin.-foto: istimewa-bps lebong

RADARLEBONG.ID - Kemiskinan di Kabupaten Lebong meningkat 0,03 persen per Maret 2022 lalu disebabkan

gegara pandemi covid-19. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si.

Menurut Sekda, kepulangan masyarakat Lebong dari luar daerah membuat jumlah masyarakat miskin menjadi bertambah.

"Pandemi Covid-19 membuat  masyarakat banyak kehilangan pekerjaan, bahkan di Lebong sendiri  masyarakat

BACA JUGA:Angka Kemiskinan di Lebong Meningkat, Ini Data dari BPS

BACA JUGA:Senator Riri Harapkan Angka Kemiskinan Terus Turun

berdomisili KTP Lebong dipulangkan. Artinya secara otomatis mereka yang kehilangan pekerjaan membuat angka

kemiskinan meningkat," kata Sekda.

Makanya, lanjut Sekda,  salah satu program Bupati Lebong untuk menurunkan angka kemiskinan dengan kembali

melaksanakan program turun tanam dua kali setahun atau MT2.

BACA JUGA:Bantuan Sosial dari Dana APBD Lebong Ini, Bikin Warga Miskin Terbantu

BACA JUGA:Pemerintah Masih Kucurkan BLT di 2023, Tapi Khusus Masyarakat Miskin Ekstrem

Kemudian, membuka bidang usaha yang bersifat pada sektor rumahan. Terlebih Pemkab Lebong mempunyai

keyakinan bahwa dengan sudah melandainya pandemi Covid-19 ini, dipastikan ekonomi masyarakat Lebong akan

Sumber: