Disperkan Lebong Akui Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Sudah Beralihfungsi

Disperkan Lebong Akui Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Sudah Beralihfungsi

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperkan Lebong, Romi Arzamartbela--adrianroseple/radarlebong.id

BACA JUGA:Serangan Hama Karena Padi Kurang Bermutu, Disperkan Lebong Belum Terima Laporan

Selanjutnya, drainase dan sanitasi, bangunan pengairan, pelabuhan, bandar udara, stasiun dan jalan kereta api, pengembangan termilan, fasilitas keselamatan umum, cagar alam dan/atau pembangkit dan jaringan listrik.

Kepala Disperkan Lebong, Hedi Parindo, SE melalui Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Hedi Parindo, SE melalui Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Romi Arzamartbela, mengakui jika beberapa LP2B di Kabupaten Lebong sudah beralihfungsi.

"Kebanyakan LP2B ini dialihfungsikan menjadi perumahan," kata dia.

Informasi ini, lanjutnya, didapatkan pihaknya saat pengukuran yang dilakukan Kementerian ART/BPN. Disebutkan bahwa beberapa LP2B di Kabupaten Lebong sudah dialihfungsikan.

"Seperti di Desa Daneu Kecamatan Lebong Atas yang dulunya LP2B sekarang berubah menjadi perumahan, kemudian di Kelurahan Amen dibelakang Terminal Muara Aman, saat ini juga sudah banyak perumahan," urainya.

BACA JUGA:Padi MT II di 4 Kecamatan Diserang Tikus, Disperkan Ngaku Belum Tahu

Namun, pihaknya belum mendapatkan jumlah pasti alihfungsi LP2B di Kabupaten Lebong ini. Karena masih menunggu hasil verifikasi dari Kementerian ATR/BPN.

"Setelah hasil ini diterima, nanti LP2B yang sudah dialihfungsikan ini akan dikeluarkan dari dalam data LP2B Kabupaten Lebong," jelasnya.

Apa upaya Disperkan Lebong terkait dengan alihfungsi ini, Romi mengatakan bahwa LP2B merupakan bagian dari RTRW. Maka ketika suatu lahan pertanian yang akan dialihfunsikan untuk membuat suatu bangunan harus disesuaikan dengan RTRW.

"Pada dasarnya alihfungsi ini harus disesuaikan dengan RTRW, jika lahan yang masuk dalam LP2B ini dinyatakan tidak sesuai lagi, baru kemudian bisa dialihfungsikan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: