Jelang Muktamar, Begini Cara Pelaku Gasak Kotak Amal Masjid Muhammadiyah Lebong

Jelang Muktamar, Begini Cara Pelaku Gasak Kotak Amal Masjid Muhammadiyah Lebong

Pelaku pencurian kotak amal masjid muhammadiyah mengajak saksi mata keluar dari dalam masjid--dokumen/radarlebong

LEBONG, RADARLEBONG.ID - Keberangkatan warga Muhammadiyah Kabupaten Lebong ke Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Solo, diduga dimanfaatkan pelaku pencurian kotak amal masjid Muhammadiyah di Lebong.

Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Solo, akan digelar di Stadion Manahan Solo pada Sabtu (19/11/2022) yang rencananya akan dibuka secara langsung Presiden RI Joko Widodo.

Saat ini, warga dan pengurus Muhammadiyah di Kabupaten Lebong sudah dalam perjalanan menuju lokasi dilaksanakannya Muktamar ke-48.

Keberangkatan warga dan pengurus Muhammadiyah Lebong ke arena Muktamar ini, diduga dimanfaatkan oleh pencuri untuk merampok kotak amal Masjid Al-Jihad di Kabupaten Lebong.

BACA JUGA:Kotak Amal Masjid Al-Jihad Muhammadiyah Lebong Digondol Maling, Terduga Pelaku Terekam CCTV


Setelah mengantar saksi keluar dari ruangan masjid, pelaku kembali masuk ke dalam masjid dan langsung menuju ke arah kota amal masjid Al-Jihad Muhammadiyah Lebong--dokumen/radarlebong

Aksi para pelaku ini, terekam dalam layar CCTV Masjid Al-Jihad Muhammadiyah Lebong.

Dalam video CCTV yang diterima radarlebong.disway.id dari pengurus Muhammadiyah Lebong, terungkap bagaimana aksi perampokan dilakukan oleh pelaku.

Diduga kuat, para pelaku perampokan kotak amal masjid Muhammadiyah Lebong ini merupakan komplotan yang professional.

Melalui rekaman CCTV, pukul 16.20 WIB Selasa (15/11/2022) tampak sebuah mobil berwarna putih berhenti didepan pintu masuk masjid Muhammadiyah.

Tidak lama setelah itu, turun seorang pria yang diduga sebagai pelaku dengan menggunakan topi lapangan, baju cokelat dan wajah ditutupi masker masuk ke halaman masjid.

BACA JUGA:Rampok Bersenpi Satroni Alfamart, Uang Rp 13 Juta dan Rokok Raib

Pelaku kemudian langsung masuk ke dalam masjid, dan saat itu terdapat satu orang anak panti yang tengah tertidur di dalam nya.

Pelaku lantas membangunkan anak tersebut, dan menunjukkan gambar di dalam fotonya sembari bertanya apakah saksi tahu dengan orang yang ada di dalam gambar tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: