7. Luka dan Memar Sulit Sembuh
Luka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dapat menjadi salah satu masalah yang berkaitan dengan gula darah tinggi, terutama apabila kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama.
Kadar glukosa yang tinggi dapat memengaruhi pembuluh darah dan proses perbaikan jaringan. Akibatnya, pengiriman oksigen dan nutrisi ke jaringan yang membutuhkan perbaikan dapat terganggu.
Karena itu, luka yang sulit sembuh sebaiknya tidak dianggap remeh, khususnya jika disertai gejala gula darah tinggi lainnya.
Bahaya Gula Darah Tinggi yang Tidak Terkontrol
Kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama dan tidak ditangani dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi gangguan saraf atau neuropati, kerusakan ginjal, gangguan penglihatan, serta peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
Kerusakan saraf dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, nyeri, atau berkurangnya sensasi pada bagian tubuh tertentu. Sementara itu, gangguan pada pembuluh darah kecil dapat memengaruhi kesehatan ginjal dan mata.
Karena itu, deteksi dini dan pengendalian gula darah menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko komplikasi.
Cara Mencegah dan Mengontrol Gula Darah Tinggi
Pencegahan dan penanganan gula darah tinggi perlu disesuaikan dengan penyebab dan kondisi kesehatan setiap orang. Namun, beberapa kebiasaan sehat dapat membantu menjaga kadar gula darah, antara lain:
Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
Membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula tambahan.
Memperhatikan jumlah serta jenis karbohidrat yang dikonsumsi.
Memilih sumber karbohidrat yang lebih kaya serat.
Melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Minum air putih yang cukup.