10 Buah untuk Mendukung Penurunan Berat Badan
Kandungan Buah Apel-tangkapan layar -
RADARLEBONG.ID - Buah utuh dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang untuk mendukung penurunan berat badan.
Kandungan air, serat, vitamin, mineral, dan antioksidannya dapat membantu meningkatkan rasa kenyang serta menjaga kesehatan metabolisme.
Konsumsi buah utuh dikaitkan dengan kenaikan berat badan yang lebih rendah dalam sejumlah penelitian.
Serat dan air membuat proses makan berlangsung lebih lambat sehingga asupan kalori harian berpotensi lebih terkontrol.
Vitamin A, C, dan E serta senyawa antioksidan seperti polifenol dan antosianin juga berpotensi membantu mengurangi peradangan.
Senyawa tersebut turut dikaji karena perannya terhadap bakteri usus dan pengelolaan berat badan.
BACA JUGA:4 Shio Diprediksi Banjir Duit pada Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot
Apel. Satu apel sedang dengan kulit mengandung lebih dari 4 gram serat atau sekitar 14 persen nilai harian. Apel utuh cenderung lebih mengenyangkan dibandingkan saus apel atau jus karena seratnya tetap terjaga.
Pir. Satu buah pir menyediakan sekitar 106 kalori dan hampir 6 gram serat. Sekitar 30 persen seratnya berupa serat larut yang dapat memperlambat pencernaan dan mendukung pengaturan metabolisme insulin.
Rasberi. Satu cangkir rasberi segar mengandung sekitar 78 kalori dengan hampir 10 gram serat. Kandungan ini dapat membantu memperlambat penyerapan gula dan mempertahankan rasa kenyang setelah makan.
Delima. Satu cangkir biji delima mengandung sekitar 145 kalori dan 7 gram serat. Polifenol di dalamnya sedang diteliti karena kemungkinan pengaruhnya terhadap pemecahan lemak dan komposisi bakteri usus.
Stroberi. Satu cangkir stroberi segar mengandung sekitar 52,5 kalori, 11 gram karbohidrat, dan 3 gram serat. Buah beri juga diteliti karena potensinya membantu mengurangi peradangan yang berkaitan dengan obesitas.
Blueberry. Satu cangkir blueberry mengandung sekitar 85 kalori dan kaya antosianin. Asupan antosianin yang lebih tinggi dikaitkan dengan massa lemak 3-9 persen lebih rendah serta lebih sedikit lemak perut pada wanita kembar sehat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
