Menurut Budi, sebaiknya kelompok Desil 2 hingga Desil 9 tidak diberi label sederhana seperti "miskin", "menengah", atau "kaya". Alasannya, desil bukan klasifikasi batas absolut seperti garis kemiskinan.
"Desil 5 tidak berarti otomatis 'kelas menengah' dan Desil 9 tidak otomatis berarti 'orang kaya'.
Status kemiskinan mempunyai konsep dan ukuran tersendiri berdasarkan garis kemiskinan," tuturnya.