Waktu Terbaik Minum Obat Asam Urat, Ini yang Perlu Diperhatikan
ilustrasi --
RADARLEBONG.ID- Penderita asam urat yang mengonsumsi obat seperti allopurinol perlu memperhatikan waktu dan cara penggunaannya agar obat dapat dikonsumsi dengan nyaman serta meminimalkan risiko efek samping.
Allopurinol dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Namun, obat ini sebaiknya diminum setelah makan untuk membantu mengurangi risiko sakit perut.
Sonja Jacobsen, spesialis farmasi onkologi klinis, menjelaskan bahwa mual dan diare merupakan beberapa efek samping yang umum terjadi saat mengonsumsi allopurinol. Jika mengalami sakit perut setelah mulai mengonsumsi obat tersebut, penderita dapat mencoba makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
Selain itu, penderita disarankan menghindari makanan berlemak dan memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dengan memperbanyak minum air putih.
BACA JUGA:Jangan Lewatkan, Ini 4 Khasiat Rutin Minum Teh Hitam bagi Tubuh
Dilansir dari GoodRx.com, allopurinol atau Zyloprim merupakan obat yang digunakan untuk mengobati asam urat dan batu ginjal pada orang dewasa. Obat ini juga dapat digunakan untuk membantu mencegah sindrom lisis tumor pada orang dewasa maupun anak-anak yang menjalani kemoterapi.
Allopurinol bekerja dengan menghambat protein yang disebut xantin oksidase. Protein tersebut berperan dalam proses pembentukan asam urat di dalam tubuh. Dengan menurunkan produksi asam urat, obat ini membantu mengurangi penumpukan kristal asam urat di persendian yang dapat memicu serangan asam urat.
Cara Mengatasi Efek Samping Allopurinol
Sebagian besar efek samping allopurinol tergolong ringan, tetapi sejumlah keluhan tetap dapat muncul selama penggunaannya.
Penderita bahkan mungkin mengalami serangan asam urat lebih sering pada beberapa bulan pertama setelah mulai mengonsumsi allopurinol. Kondisi ini dapat terjadi karena kadar asam urat dalam tubuh mulai menurun dan kristal asam urat yang sebelumnya menumpuk di persendian dapat memicu peradangan.
Untuk membantu mencegah serangan asam urat pada awal pengobatan, dokter dapat meresepkan obat lain, seperti kolkisin. Obat tersebut dapat membantu mencegah serangan sekaligus mengurangi peradangan pada persendian.
Efek lain yang perlu diperhatikan adalah risiko batu ginjal. Pada dasarnya, allopurinol dapat membantu mencegah terbentuknya batu ginjal karena menurunkan kadar asam urat sehingga pembentukan batu asam urat dapat dikurangi.
Namun, dalam kondisi tertentu, perubahan kadar asam urat dapat berkaitan dengan terbentuknya batu xantin atau jenis batu ginjal lainnya.
Karena itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi salah satu hal penting selama menjalani pengobatan. Minum cukup air dapat membantu tubuh mengeluarkan zat sisa melalui urine sekaligus membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
