PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Ini Tips Menjaga Kesehatan Mental Mandiri Menurut Psikolog

Ini Tips Menjaga Kesehatan Mental Mandiri Menurut Psikolog

ilustrasi --

RADARLEBONG.ID- Perhatian publik terhadap kesehatan mental makin meningkat. Hal ini pun terlihat dari laporan terbaru Halodoc yang menunjukkan dari 15 konsultasi kesehatan di platform saat ini berkait dengan kesehatan mental.

Berdasarkan laporan bertajuk Indonesia Health Insights Report: Navigating Indonesia’s Mental Health Landscape 2026 tersebut, angka ini naik 8,1% dibandingkan tahun 2022, dan mayoritas datang dari pasien yang baru pertama kali mencoba konsultasi.

Menanggapi berbagai temuan Halodoc tersebut, Miki Amrilya Wardati yang merupakan psikolog dan mitra psikolog Halodoc mengatakan, di balik semua data yang didapatkan laporan tersebut, ada cerita nyata dari masyarakat yang akhirnya berani mencari bantuan profesional, di mana mereka semakin terbuka di beberapa tahun terakhir untuk berkonsultasi.

Dia pun mengingatkan, konsultasi ke psikolog atau psikiater bukanlah sebuah tanda seseorang kalah dengan situasi.

BACA JUGA:4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman Dipakai Sehari-hari

“Justru, semakin cepat konsultasi dengan tim profesional, semakin ringan proses penyembuhannya. Setiap kelompok usia juga punya tantangan psikologis yang berbeda, sehingga penting bagi masyarakat untuk mengenali perubahan emosi dan perilaku sejak dini, sebelum kondisinya memburuk,” ujar Miki dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10).

Adapun, dia membagikan 6 tips dalam menjaga kesehatan mental bagi setiap individu yang bisa dilakukan secara mandiri.

Kenali apa yang sedang dialami dan dirasakan oleh diri tubuh

Jaga kebutuhan dasar tubuh.

Tetap terhubung dengan orang lain.

Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang bermakna, walaupun sederhana.

Kenali kriteria yang menggambarkan kondisi tidak sehat mental.

Jangan menunggu kondisi semakin berat, untuk mendapatkan bantuan professional.

Lebih lanjut, laporan Halodoc tersebut juga memperlihatkan bahwa konsultasi didominasi oleh kelompok usia produktif (18-34 tahun) sebesar 90,7%, dan mayoritas di antaranya adalah perempuan atau 83,3%.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: