Jika kondisi tersebut tidak diantisipasi dengan baik, maka risiko peningkatan kasus DBD akan kembali muncul. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk secara rutin melakukan pemeriksaan lingkungan sekitar dan memastikan tidak ada genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk.
Sebagai upaya jangka panjang, Dinkes Lebong berkomitmen untuk terus mengawal program pencegahan penyakit menular, khususnya DBD, melalui pendekatan promotif dan preventif. Pemerintah daerah berharap tren penurunan ini dapat terus dipertahankan, sehingga tidak ada lagi korban jiwa akibat DBD di Kabupaten Lebong.
"Kami berharap upaya ini bisa terus berjalan secara konsisten. Tujuan utama kami adalah melindungi kesehatan masyarakat dan memastikan tidak ada lagi korban akibat DBD di Lebong," tutup Rachman.