Sungai 'Ngeai' Meluap, Jalan Lingkungan Semelako I Ambruk

Sungai 'Ngeai' Meluap, Jalan Lingkungan Semelako I Ambruk

Tinjau: BPBD Lebong meninjau lokasi bangunan jalan ambruk akibat bencana bajir sungai Ngeai. -foto: istimewa-redaksi

LEBONG, RADARLEBONG.ID -  Hujan deras pada Selasa (17/1) lalu mengakibatkan Sungai Ngeai di Desa Semelako I meluap.

Derasnya arus sungai mengakibatkan abrasi dan merusak dinding bangunan penahan beronjong dan beton

sepanjang 30 meter di sisi jalan lingkungan desa Semelako I.

Tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong mencatat, akibat dari terjadinya abrasi

BACA JUGA:Tim TRC BPBD Lebong Tampilkan Aksi Heroik Penyelamatan Korban Banjir

BACA JUGA:BPBD Lebong Minta Desa Rawan Bencana Anggarkan DD untuk Penanganan Bencana Alam

tersebut juga melumpuhkan jalan yang sehari-hari dilalui warga sekitar. Sehingga, jalan yang menuju area

pemukiman sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

"Hari ini kami (BPBD, red) bersama Tim TRC, TNI, Polri sudah melakukan perbaikan sementara untuk jalan yang

rusak agar dapat dilalui oleh warga," terang Kepala BPBD, Tantomi, SP melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Tantawi, SP, Rabu (18/1/2023).

BACA JUGA:BPBD Lebong Gandeng PLN Babat Pohon Rawan Tumbang Dipinggir Jalan

BACA JUGA: Sungai Air Kotok Mulai Dangkal , BPBD Lebong Surati BWSS VII Minta Normalisasi

Selain itu, BPBD melakukan rapat kecil bersama instansi terkait nengenai penangan dan penetapan status bencana.

Dalam rapat juga dibahas kajian  atas kebutuhan pasca bencana yang melanda.

"Kesulitan di lapangan selama penanganan ini yaitu kurangnya operasional, alat berat hingga logistik," imbuhnya.

Sementara itu, Tantowi mengimbau warga sekitar untuk selalu waspada. Mengingat curah hujan yang masih tinggi bisa berpotensi mengakibatkan bencana susulan.

BACA JUGA: Sungai Air Kotok Mulai Dangkal , BPBD Lebong Surati BWSS VII Minta Normalisasi

BACA JUGA:BPBD Lebong Terima Hibah Mobil Pikap dari BNPB

"Saya himbau warga sekitar atau dekat aliran sungai Ngeai untuk selalu waspada. Karena dengan kondisi tanah

Sumber: