RADARLEBONG.ID - Minum kopi di pagi hari adalah tanda kamu siap melakukan rutinitas sehari-hari.
Aromanya yang khas dan rasa pahit yang nikmat sering kali menjadi penyemangat di pagi hari.
Namun, bagi sebagian orang, terutama yang mengidap penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD), kopi bisa menjadi pemicu ketidaknyamanan seperti rasa panas di dada, mual, atau perut kembung.
Meski kopi memiliki manfaat seperti meningkatkan kewaspadaan dan menyegarkan pikiran, pengidap asam lambung perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya.
BACA JUGA:Waspadai 3 Jenis Kerusakan Mobil Akibat Banjir
Ada beberapa cara yang bisa diterapkan agar tetap bisa menikmati kopi tanpa memperburuk kondisi asam lambung. Berikut di antaranya!
1. Pilih Jenis Kopi yang Tepat
Pada dasarnya, semua kopi mengandung kafein yang dapat merangsang produksi asam lambung. Namun, tidak semua jenis kopi memiliki efek yang sama bagi penderita GERD. Oleh karena itu, memilih kopi dengan kandungan kafein lebih rendah bisa menjadi solusi.
“Saya mulai beralih ke kopi Arabika karena lebih lembut di perut,” kata Rina, seorang penggemar kopi yang juga memiliki GERD. “Dulu saya minum Robusta, tapi sering merasa nyeri di ulu hati. Setelah ganti ke Arabika, saya merasa lebih nyaman.”
Selain jenis biji kopi, metode penyeduhan juga berpengaruh. Kopi yang diseduh dengan metode cold brew atau drip cenderung memiliki kadar keasaman lebih rendah dibandingkan dengan kopi espresso atau tubruk.