Kualitas bawang putih dapat dilihat dari diameter umbi. Diameter lebih dari 4 cm menunjukkan kualitas baik. Selain itu dibutuhkan produksi yang tinggi lebih dari 20 ton per ha.
Sementara itu produktivitas bawang putih di Indonesia rata-rata hanya 7,8 ton per ha. Tujuannya agar bawang lokal dapat bersaing dengan bawang putih impor asal Tiongkok.
Kandungan metabolit sekunder berupa alisin juga menjadi penentu kualitas bawang putih.