Dua CJH Sakit, Lebong Pastikan 4 Jemaah Tetap Berangkat ke Tanah Suci

Senin 23-02-2026,14:47 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

LEBONG.RADARLEBONG.ID - Kabupaten Lebong pada musim haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah hanya memperoleh kuota sebanyak enam calon jemaah haji (CJH). Dari total kuota tersebut, hanya empat jemaah yang dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci.

Dua CJH lainnya terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, H. Arief Azizi, S.Ag, MH, melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Leni Marlena, S.Ag, menjelaskan bahwa empat CJH yang akan diberangkatkan saat ini tengah menjalani tahapan akhir persiapan. 

"Seluruh proses administrasi, mulai dari pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), pemeriksaan kesehatan, hingga kelengkapan dokumen perjalanan telah diselesaikan. Para jemaah juga telah mengikuti manasik haji sebagai pembekalan sebelum keberangkatan," ujar Leni. 

BACA JUGA:Kuota Haji Lebong 2026 Hanya Enam Orang

Menurut Leni, jadwal keberangkatan CJH asal Lebong direncanakan pada 25 April 2026 mendatang. Pihaknya terus melakukan pendampingan serta memastikan kondisi kesehatan para jemaah tetap stabil hingga hari keberangkatan. 

"Kami berharap empat jemaah yang telah menyelesaikan seluruh tahapan persiapan dapat berangkat tanpa hambatan," ungkapnya.

Secara kuota, jumlah jemaah haji asal Lebong tahun ini mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Pada musim haji 2025, Kabupaten Lebong mendapatkan alokasi hingga 95 jemaah. Namun pada tahun 2026, kuota tersebut menyusut menjadi enam orang. Penurunan signifikan ini menyesuaikan kebijakan pembagian kuota haji secara nasional.

"Dari enam kuota yang tersedia, dua CJH memutuskan untuk mengundurkan diri atau menunda keberangkatan. Keputusan tersebut diambil karena keduanya sedang dalam kondisi sakit dan memerlukan perawatan," jelas Leni. 

Leni menambahkan bahwa penundaan ini dilakukan demi keselamatan dan kebaikan jemaah itu sendiri, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang prima. 

Meski kuota terbatas dan terdapat pengunduran diri, Pemerintah Kabupaten Lebong memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan. Pengawasan kesehatan, kelengkapan administrasi, serta koordinasi dengan pihak embarkasi terus dilakukan secara intensif. Hal ini bertujuan agar empat CJH yang akan berangkat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

"Kita berharap di tahun-tahun mendatang kuota haji untuk Kabupaten Lebong dapat kembali meningkat sehingga lebih banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan menunaikan rukun Islam kelima tersebut," tutup Leni. 

 

 

Kategori :