LEBONG.RADARLEBONG.ID - Kabag Kesra Setkab Lebong Riskal Effendi, SH.menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong memastikan akan melaksanakan kegiatan Safari Ramadan pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026.
Hanya saja terkait dengan teknis dan jumlah masjid/musala yang bakal dikunjungi pada kegiatan Safari Ramadan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut.
"Untuk draf lokasi dan jumlah masjid/musalah sudah kami siapkan dan akan lebih dulu kami koordinasikan dengan pimpinan. Apakah ada penambahan atau pengurangan masjid yang akan dikunjungi," kata Riskal.
Lanjut Riskal, menyampaikan, pihaknya menargetkan kepastian jumlah masjid dan musala yang akan dikunjungi oleh Pemkab Lebong bisa tuntas dalam waktu dekat. Dalam pelaksanaan kegiatan Safari Ramadan sendiri Pemkab Lebong akan membentuk dua tim.
BACA JUGA:Pemkab Lebong Siapkan Kampung Ramadhan 1447 H, Seluruh UMKM Difasilitasi Modal dan Tenda
Tim pertama diketuai langsung dipimpin oleh Bupati Lebong yang didampingi oleh jajaran Forkopimda serta jajaran kepala OPD. Sementara tim kedua dipimpin oleh wakil bupati Lebong serta didampingi oleh OPD.
"Mengacu tahun sebelumnya, kegiatan Safari Ramadan dilaksanakan pada minggu kedua Ramadan," sampainya.
Lebih jauh Riskal, menjelaskan, selain terkait dengan masjid/musala yang akan dikunjungi koordinasi juga akan mereka lakukan berkaitan dengan teknis pelaksanaan Safari Ramadhan itu sendiri.
Pasalnya sejak beberapa tahun terakhir, salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam Safari Ramadhan itu sendiri adalah menyerahkan secara simbolis bantuan dana hibah untuk rumah ibadah yang dikunjungi.
"Apakah tahun ini kembali dilakukan seperti itu sekaligus menyerahkan hibah rumah ibadah atau tidak. Terkait itu juga akan kami koordinasikan dengan pimpinan, seperti apa teknisnya," ungkapnya.
Ditambahkan Riskal, Safari Ramadhan yang akan dilakukan merupakan salah satu ajang silaturahmi antara Pemkab Lebong dengan masyarakat secara langsung.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk mendengarkan langsung kebutuhan serta aspirasi masyarakat serta mensosialisasikan program-program yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah.
"Selain buka bersama dan salat tarawih berjemaah, kegiatan ini juga akan langsung mendengar aspirasi dari masyarakat,", demikiannya.