PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

BRIN Kembangkan Fast Charging Kendaraan Listrik Ber-TKDN Tinggi untuk Perkuat Ekosistem EV Nasional

BRIN Kembangkan Fast Charging Kendaraan Listrik Ber-TKDN Tinggi untuk Perkuat Ekosistem EV Nasional

ilustrasi BRIN Kembangkan Fast Charging Kendaraan Listrik Ber-TKDN Tinggi untuk Perkuat Ekosistem EV Nasional--

RADARLEBONG.ID-BRIN dan PT Indaya Mitra Sarana kembangkan fast charging kendaraan listrik 60 kW ber-TKDN tinggi. Fokus pada hilirisasi riset, transfer teknologi, pengurangan impor, dan percepatan adopsi kendaraan listrik nasional.

Kerja Sama Strategis BRIN dan PT Indaya Mitra Sarana dalam Pengembangan Fast Charging

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Kelistrikan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Indaya Mitra Sarana untuk mengembangkan purwarupa perangkat pengisian cepat (fast charging) kendaraan listrik roda empat dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) maksimal.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendorong kemandirian teknologi dalam negeri.

BACA JUGA:Single Gear vs CVT: Kenapa Mobil Listrik Terasa ‘Ngos-ngosan’ di Top Speed?

Ruang lingkup kerja sama mencakup kegiatan riset terapan, pengembangan teknologi, hingga produksi purwarupa perangkat fast charging yang mengutamakan penggunaan komponen lokal.

Fokus utama pengembangan adalah menghadirkan stasiun pengisian cepat yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga memenuhi standar teknis dan keselamatan internasional.

Spesifikasi Fast Charging 60 kW dengan TKDN Maksimal

Pengembangan Fast Charging Station Kapasitas 60 kW

Pengembangan difokuskan pada fast charging station berkapasitas 60 kW dengan TKDN maksimal. Kapasitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengisian cepat kendaraan listrik roda empat, sehingga mampu memangkas waktu pengisian daya secara signifikan dibandingkan pengisian konvensional.

Dengan kapasitas 60 kW, infrastruktur ini ditargetkan mampu mendukung mobilitas kendaraan listrik di area perkotaan maupun jalur transportasi utama, sekaligus menjadi bagian dari sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Integrasi Sistem Pembayaran Uang Elektronik

Perangkat fast charging yang dikembangkan juga akan dilengkapi dengan opsi pembayaran menggunakan kartu uang elektronik. Integrasi sistem pembayaran ini bertujuan memberikan kemudahan transaksi bagi pengguna kendaraan listrik serta meningkatkan efisiensi operasional di lapangan.

Fitur ini sekaligus mendukung digitalisasi layanan pengisian daya, sehingga infrastruktur yang dibangun tidak hanya kuat dari sisi teknologi kelistrikan, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: