Kenapa Suzuki e Vitara Harganya Mahal? Ini Analisis Lengkap Pajak Impor, Spesifikasi, dan Fitur
Kenapa Suzuki e Vitara Harganya Mahal? Ini Analisis Lengkap Pajak Impor, Spesifikasi, dan Fitur--
RADARLEBONG,ID-Harga Suzuki e Vitara Tembus Rp755–758 Juta, Apa Penyebabnya?
Harga Suzuki e Vitara dipasarkan di angka Rp755 juta untuk tipe single tone dan Rp758 juta untuk versi dual tone. Selisih Rp3 juta tersebut hanya membedakan atap hitam dengan warna bodi standar.
Bandrol ini dianggap tinggi untuk segmen SUV listrik kompak. Namun, struktur harga tersebut bukan semata-mata karena margin keuntungan, melainkan dipengaruhi faktor regulasi dan skema impor.
Bea Masuk 50% Mobil Listrik Impor dari India
BACA JUGA:Suzuki DR150 Terbaru Sudah Mengadopsi Sistem Injeksi
Suzuki e Vitara diimpor dari India. Mobil listrik yang masuk ke Indonesia dari India dikenakan bea masuk sebesar 50%. Berbeda dengan mobil bensin yang memiliki perjanjian dagang tertentu sehingga bebas bea masuk tambahan.
Inilah faktor terbesar yang membuat harga e Vitara melonjak signifikan.
Perbandingan dengan Merek yang Bebas Bea Masuk
Beberapa merek seperti BYD dan VinFast tidak terkena bea masuk 50% karena memiliki komitmen investasi pembangunan pabrik di Indonesia. Dengan komitmen tersebut, mereka mendapatkan insentif bebas bea masuk hingga batas waktu tertentu.
Suzuki tidak mendapatkan skema serupa karena telah memiliki fasilitas produksi di Indonesia. Kecuali membangun pabrik baru dengan komitmen investasi tambahan, insentif tersebut tidak berlaku.
Potensi Harga Jika Diproduksi CKD di Indonesia
Jika e Vitara dirakit secara CKD (Completely Knocked Down) di Indonesia, maka bea masuk 50% dapat dihilangkan. Estimasi harga berpotensi turun ke kisaran Rp600 jutaan, meski tetap terkena PPN dan pajak lain.
Inilah alasan banyak pihak berharap Suzuki menghadirkan versi rakitan lokal agar harga lebih kompetitif.
Desain Eksterior Suzuki e Vitara: Tidak Terlalu Futuristik, Tetap Berkarakter SUV
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
