Ajaibnya Tahun 2023: Empat Gerhana yang Menakjubkan dan Saran-saran Shalatnya

Ajaibnya Tahun 2023: Empat Gerhana yang Menakjubkan dan Saran-saran Shalatnya

Ajaibnya Tahun 2023: Empat Gerhana yang Menakjubkan dan Saran-saran Shalatnya-foto :pixabay-

RADARLEBONG.ID - Sepanjang tahun 2023, kita dibuat saksi atas keajaiban empat kali gerhana, yakni dua kali gerhana matahari dan dua kali gerhana bulan.

Namun, sayangnya, tidak semua keempat peristiwa gerhana tersebut dapat kita amati di Indonesia.

Tak semuanya juga dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah gerhana.

Keajaiban Gerhana Matahari Gerhana pertama di tahun 2023 menyapa kita pada Kamis (20/4/2023).

BACA JUGA:Diprediksi Terjadi Gerhana Matahari pada 20 April 2023, Kemenag Ajak Umat Salat Kusuf

Inilah gerhana matahari hibrid yang memukau. Keunikan gerhana matahari ini dapat terlihat atau diikuti di seluruh nusantara sebagai gerhana sebagian.

Gerhana Matahari ini dimulai pada pukul 09.29.27 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 10.45.23 WIB. Kehadiran gerhana ini berakhir pada pukul 12.06.41 WIB.

Durasi gerhana mencapai 2 jam 37 menit 14 detik. Gerhana matahari ini terjadi di penghujung bulan Hijriyah ketika bulan berada dalam posisi konjungsi dan sejajar dengan matahari serta bumi dalam satu garis ekliptika. ad

"Gerhana matahari dapat terjadi di akhir bulan Qamariyah pada fase bulan mati, atau ijtimak, atau ada yang menyebut juga konjungsi.

Itu pun baru terjadi jika posisi matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis ekliptik atau zodiak yang sama dan dengan derajat yang sama," terang KH Sirril Wafa, Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), Selasa (11/4/2023) dikutip dari laman nuonline.

BACA JUGA:Gerhana Bulan Penumbra, Berikut Jadwal dan Provinsi yang Bisa Menyaksikannya Tanggal 5 Mei 2023

Maka, gerhana matahari terjadi ketika nilai longitude matahari dan bulan atau jarak posisi matahari dan bulan pada garis edarnya dari titik Aries persis dalam derajat yang sama.

Menurut cerita Kiai Sirril, gerhana matahari ini, meskipun memiliki siklus, tak bisa diprediksi secara teratur.

Namun, dalam interval waktu tertentu, kondisi yang hampir serupa mungkin akan muncul, meskipun tidak persis sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: