2 Warga Lebong Akhirnya Jabat Tangan, Buntut Dugaan Pengancaman

2 Warga Lebong Akhirnya Jabat Tangan, Buntut Dugaan Pengancaman

PERTEMUAN :Polsek Lebong Selatan melakukan mediasi antara pelapor dan kerabat terlapor Kades Bungin.-foto : carles/radarlebong-redaksi

RADARLEBONG.ID - Dugaan pengancaman yang dialami salahsatu pelapor dugaan korupsi Dana Desa Bungin, Roni yang disinyalir dilakukan kerabat terlapor, Reno akhirnya berakhir damai.

Itu setelah dari Polsek Lebong Selatan melakukan mediasi kedua belah pihak, Rabu (18/1/2023) kemarin, di Mapolsek Lebong Selatan.

Kapolres Lebong AKBP Awilzan SIK melalui Kapolsek Lebong Selatan Iptu Kuat Santosa membenarkan dari kedua belah pihak baik pelapor dan kerabat terlapor sudah berdamai.

" Ya, dengan kejadian ini, agar kedua belah pihak saling menghargai, tidak main hakim sendiri serta tidak emosi.

BACA JUGA:Buntut Pelaporan Kasus Korupsi Dana Desa di Lebong, Pelapor Ini Malah Terima Ancaman oleh Kerabat Terlapor

BACA JUGA:Pelapor Dugaan Korupsi Bungin Dikabarkan Datangi Polres Lebong, Sampaikan Bukti Tambahan

Karena permasalahan sekecil apapun hendaknya dapat diselesaikan dengan baik-baik tanpa harus berujung

keributan maupun pertengkaran," terang Kapolsek Lebong Selatan, Iptu Kuat Santosa, SH.

Sementara itu, Reno warga Desa Semelako membantah jika dirinya akan melakukan pengancaman atas kasus yang membelit Kades Bungin tersebut.

"Jika Kades Bungin dilaporkan, saya tidak menghalangi, kalau kades salah ya salah. Aku tidak menghambat mereka

BACA JUGA:Buntut Pelaporan BPD Atas Tudingan Korupsi DD 2017-2018, Kades Bungin Bereaksi Keras

BACA JUGA:Ombudsman Beri Ruang OPD di Lebong untuk Maksimalkan Pelaporan Pengaduan Pelayanan Via Medsos

melaporkan Kades ini, dan yang jelas saya tidak pernah mengancam warga Bungin ini tadi," terang Reno saat diwawancarai Radar Lebong kemarin.

Menyikapi mediasi yang telah dilakukan oleh Polsek Lebong Selatan.

Sumber: