Jangan Sepelekan FDC Pinjol, Begini Dampaknya pada Skor Kredit dan KPR
Ilustrasi Jangan Sepelekan FDC Pinjol, Begini Dampaknya pada Skor Kredit dan KPR--
RADARLEBONG.ID- Pernah merasa pengajuan kredit selalu mentok tanpa penjelasan yang masuk akal? Atau rencana membeli rumah lewat KPR tiba-tiba gagal, padahal penghasilan stabil dan dokumen lengkap?
Kondisi seperti ini kerap berakar pada satu hal yang sering luput disadari: nama tercatat bermasalah di Financial Data Center (FDC) pinjaman online.
FDC merupakan pusat data keuangan yang menghimpun seluruh aktivitas pinjaman digital masyarakat Indonesia.
Di dalam sistem ini tersimpan rekam jejak pengajuan pinjaman, status pembayaran, hingga catatan tunggakan pada platform pinjaman online (pinjol).
BACA JUGA:Cara Pinjam Uang di Kredivo 2026 agar Cepat Disetujui dan Dana Langsung Cair
Ketika data menunjukkan adanya keterlambatan atau kredit macet, dampaknya bisa merembet jauh dan bertahan lama.
Apa Itu FDC dan Mengapa Penting?
Financial Data Center beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berfungsi sebagai basis data khusus sektor fintech lending. Seluruh pinjol legal yang terdaftar di OJK wajib melaporkan data nasabahnya ke FDC—baik yang lancar maupun yang bermasalah.
Berbeda dengan SLIK OJK yang mencakup data perbankan dan multifinance, FDC lebih fokus pada pinjaman digital. Meski berbeda sistem, keduanya saling terhubung untuk membentuk profil kredit menyeluruh seseorang.
Informasi yang terekam di FDC antara lain:
Riwayat pengajuan pinjaman online
Status pembayaran (lancar, menunggak, atau macet)
Besaran pinjaman dan tenor
Jumlah platform pinjol yang pernah digunakan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
