Pengalaman di bengkel menunjukkan bahwa penggantian aki 12 volt pada kendaraan listrik dapat dilakukan setelah penggunaan dalam periode tertentu. Muhammad Faisal menyebut rata-rata kendaraan listrik yang melakukan penggantian aki di bengkelnya berada di sekitar 24 bulan atau 30.000 kilometer.
Namun, waktu penggantian aki tetap dapat berbeda pada setiap kendaraan. Kondisi aki dipengaruhi oleh penggunaan kendaraan, sistem kelistrikan, kondisi komponen, serta spesifikasi masing-masing model.
Oleh sebab itu, pemilik mobil listrik sebaiknya tidak hanya berpatokan pada usia atau jarak tempuh. Pemeriksaan kondisi aki secara berkala tetap penting untuk mengetahui apakah kemampuan aki masih sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Massiv Thunder EV untuk Kendaraan Listrik
Salah satu produk aki yang dipasarkan untuk kendaraan listrik adalah Massiv Thunder EV. Produk tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan aki 12 volt pada kendaraan listrik dengan karakter penggunaan yang berbeda dari kendaraan konvensional.
Dengan semakin berkembangnya pasar mobil listrik di Indonesia, keberadaan aki khusus kendaraan listrik menjadi bagian penting dalam ekosistem kendaraan elektrifikasi.
Pada akhirnya, perbedaan aki mobil listrik dan aki mobil konvensional tidak hanya terletak pada angka tegangan yang sama-sama dapat berada di 12 volt. Perbedaan utama terdapat pada fungsi, karakter kebutuhan arus, serta spesifikasi penggunaannya. Karena itu, pemilik mobil listrik sebaiknya menggunakan aki yang sesuai dengan rekomendasi dan spesifikasi kendaraan agar sistem kelistrikan dapat bekerja secara optimal.