Cara Memilih Mobil Listrik Bekas, Jangan Hanya Lihat Kilometer
ilustrasi --
RADARLEBONG.ID-Membeli mobil listrik bekas membutuhkan cara pemeriksaan yang berbeda dibandingkan membeli mobil bensin bekas.
Jika pada mobil konvensional calon pembeli sering menjadikan angka odometer sebagai salah satu patokan utama, pada kendaraan listrik kondisi baterai justru menjadi faktor yang sangat penting.
Kilometer rendah memang dapat menjadi nilai tambah, tetapi angka tersebut tidak selalu menggambarkan kondisi mobil listrik secara keseluruhan. Pada kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), baterai high voltage merupakan komponen utama yang perlu diperiksa karena berkaitan langsung dengan kemampuan kendaraan menyimpan dan menyalurkan energi.
Bahkan, analisis mengenai mobil listrik bekas memperkirakan sekitar 75 persen nilai dan risiko finansial sebuah EV bekas berada pada high voltage battery pack. Karena itu, pemeriksaan sebelum membeli sebaiknya tidak berhenti pada menyalakan kendaraan dan melihat persentase baterai di dashboard.
BACA JUGA:Pemerintah RI Hormati Pengampunan Mutlak Mary Jane Veloso oleh Filipina
Kenali Struktur Baterai Mobil Listrik
Baterai mobil listrik terdiri atas beberapa bagian yang bekerja sebagai satu sistem. Bagian paling kecil disebut sel. Ratusan sel kemudian disusun menjadi modul, sementara sejumlah modul dirakit menjadi battery pack.
Seluruh sistem tersebut dikendalikan oleh Battery Management System atau BMS. Komponen ini berfungsi memantau sekaligus mengatur berbagai kondisi baterai agar dapat bekerja sesuai parameter yang ditentukan.
Memahami struktur baterai penting bagi calon pembeli karena masalah pada bagian tertentu dapat berdampak terhadap performa battery pack secara keseluruhan.
Calon pembeli juga perlu membedakan antara degradasi dan kerusakan baterai. Degradasi merupakan penurunan kapasitas baterai secara alami akibat usia dan penggunaan. Kondisi ini merupakan bagian normal dari siklus hidup baterai.
Sementara itu, kerusakan baterai dapat berkaitan dengan kegagalan hardware, termasuk adanya sel yang mengalami masalah. Oleh sebab itu, mobil listrik dengan usia baterai lebih tua tidak otomatis berarti baterainya akan segera rusak total.
Meski demikian, pola penggunaan kendaraan oleh pemilik sebelumnya tetap dapat memengaruhi kondisi baterai.
Perhatikan Jenis Baterai dan Kebiasaan Charging
Jenis kimia baterai juga menjadi faktor yang perlu diketahui ketika membeli mobil listrik bekas. Dua jenis yang cukup umum digunakan pada EV adalah Lithium Iron Phosphate atau LFP dan Nickel Manganese Cobalt atau NMC.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
