PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Perbedaan Aki Mobil Listrik dan Aki Mobil Konvensional yang Perlu Diketahui

Perbedaan Aki Mobil Listrik dan Aki Mobil Konvensional yang Perlu Diketahui

perbedaan aki mobil listrik dan aki mobil konvensional,--

RADARLEBONG.ID-Mobil listrik identik dengan baterai berkapasitas besar yang berfungsi sebagai sumber energi utama kendaraan. Baterai tersebut umumnya ditempatkan di bagian bawah mobil dan menjadi sumber tenaga untuk menggerakkan motor listrik.

Namun, keberadaan baterai bertegangan tinggi bukan berarti mobil listrik tidak membutuhkan aki. Aki mobil listrik tetap memiliki peran penting karena kendaraan listrik juga menggunakan aki berkapasitas 12 volt untuk menyuplai kebutuhan listrik bertegangan rendah.

Aki 12 volt pada mobil listrik digunakan untuk menghidupkan sistem kontrol awal kendaraan sekaligus mendukung berbagai perangkat kelistrikan. Beberapa perangkat yang membutuhkan suplai dari aki tersebut antara lain lampu, wiper, klakson, sistem audio, hingga sejumlah perangkat elektronik pendukung lainnya.

Dengan demikian, aki mobil listrik memiliki fungsi yang tidak kalah penting meskipun bukan menjadi sumber tenaga utama untuk menggerakkan kendaraan.

BACA JUGA:Geely Bersiap Rilis Monjaro PHEV 2027, Bawa Teknologi Hybrid EM-i dan Sistem AWD

Perbedaan Aki Mobil Listrik dan Aki Mobil Konvensional

Sekilas, aki mobil listrik dan aki mobil konvensional terlihat memiliki kesamaan karena sama-sama menggunakan sistem kelistrikan 12 volt. Akan tetapi, keduanya memiliki karakteristik dan kebutuhan kerja yang berbeda.

Pada mobil konvensional, aki berperan besar dalam proses menghidupkan mesin pembakaran internal. Ketika pengemudi menyalakan kendaraan, aki harus menyediakan arus yang cukup besar untuk menggerakkan motor starter dan memutar mesin.

Beban kerja aki mobil konvensional paling tinggi terjadi ketika kendaraan pertama kali dinyalakan. Setelah mesin hidup, sistem pengisian kendaraan akan membantu memenuhi kebutuhan kelistrikan sekaligus mengisi kembali energi aki.

Sementara itu, aki mobil listrik tidak membutuhkan lonjakan arus sebesar aki kendaraan konvensional untuk menghidupkan mesin. Hal ini disebabkan mobil listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal dan motor starter seperti kendaraan berbahan bakar bensin atau diesel.

Mobil listrik telah memiliki baterai traksi bertegangan tinggi sebagai sumber tenaga utama. Aki 12 volt lebih banyak digunakan untuk menjaga sistem komputer, perangkat elektronik, serta berbagai komponen pendukung kendaraan tetap berfungsi dengan baik.

Mengapa Aki 12 Volt Penting pada Mobil Listrik?

Meskipun ukurannya relatif kecil dibandingkan baterai traksi kendaraan listrik, aki 12 volt tetap menjadi salah satu komponen penting dalam sistem kendaraan.

Gangguan pada aki 12 volt bahkan dapat menyebabkan mobil listrik tidak bisa dihidupkan meskipun baterai utama kendaraan masih memiliki daya penuh. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem kelistrikan kendaraan listrik bekerja menggunakan beberapa tingkatan sumber daya dengan fungsi yang berbeda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: