PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Prabowo Minta Percepatan Kendaraan Listrik, Ini Kata Toyota

Prabowo Minta Percepatan Kendaraan Listrik, Ini Kata Toyota

ilustrasi Prabowo Minta Percepatan Kendaraan Listrik, Ini Kata Toyota-foto :tangkapan layar/youtube-

RADARLEBONG.ID-Toyota Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang ingin mendorong transformasi industri otomotif nasional.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julianto, menyampaikan bahwa perusahaan siap mengikuti arah kebijakan pemerintah melalui pengembangan teknologi otomotif yang beragam dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.

“Fokus kami saat ini adalah mengembangkan teknologi multi pathway secara paralel, mulai dari biofuel hingga kendaraan berbasis baterai,” ujar Nandi.

Strategi multi pathway ini menjadi pendekatan Toyota untuk menjawab tantangan transisi energi, tanpa mengabaikan kondisi pasar yang masih beragam, baik dari sisi infrastruktur maupun daya beli masyarakat.

BACA JUGA:Toyota Vios Hybrid Meluncur, Tantang Pasar Sedan Kecil

55 Tahun Toyota di Indonesia: Dari Lokal ke Global

Menandai lebih dari lima dekade eksistensi di Indonesia, Toyota kini telah menjelma menjadi salah satu pusat produksi global. Indonesia berperan sebagai basis manufaktur yang mengekspor kendaraan ke lebih dari 80 negara.

Model kendaraan yang diproduksi tidak hanya berbasis mesin konvensional, tetapi juga mulai merambah teknologi elektrifikasi. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi industri otomotif nasional telah berjalan, meskipun belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik murni.

Nandi menegaskan bahwa inovasi Toyota akan terus berorientasi pada kebutuhan konsumen, baik di pasar domestik maupun global. Pengembangan teknologi ke depan akan diselaraskan dengan tren elektrifikasi dan pemanfaatan energi terbarukan.

Visi Besar Prabowo: Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto memiliki visi besar untuk mengubah posisi Indonesia dari sekadar pasar menjadi produsen kendaraan listrik yang terintegrasi.

Ia menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam seperti bauksit dan alumina untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, termasuk kendaraan listrik.

“Kita punya semua sumber daya untuk bikin mobil. Tapi kita belum maksimal dalam pengolahan bahan baku seperti bauksit menjadi aluminium,” tegas Prabowo.

Presiden juga secara terbuka menyoroti sikap konservatif beberapa produsen otomotif global, termasuk pabrikan Jepang, yang dinilai masih berhati-hati dalam beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik berbasis baterai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: