Cara Menaikkan pH Tanah !! Cabai Rawit Kembali Subur

Senin 29-06-2026,17:11 WIB
Reporter : Miya Diosi
Editor : Reni Apriani

Oleh karena itu, belau sudah mempersiapkan lahan sejak dini.

Beliau memilih mengolah lahan tanpa menggunakan pupuk kandang atau kohe.

Sebagai gantinya, kebutuhan hara dasar dipenuhi menggunakan pupuk kimia yang lebih mudah dikontrol, yaitu TSP 36 dan Phonska.

TSP 36 digunakan untuk menyediakan unsur fosfor yang penting bagi pertumbuhan akar, sedangkan Phonska membantu memenuhi kebutuhan unsur nitrogen, fosfor, kalium, dan sulfur.

Tidak lupa ditambah dolomit yang berfungsi menaikkan pH tanah sekaligus menambah unsur kalsium dan magnesium yang sering berkurang setelah lahan terendam air dalam waktu lama.

Setelah tanah diolah, Kang Arif membuat bedengan dengan bentuk yang rapi dan drainase yang baik.

Langkah ini penting agar kelebihan air dapat segera keluar ketika turun hujan.

Bedengan yang baik juga membantu akar memperoleh udara yang cukup sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih sehat.

Setelah dolomit, TSP 36, dan Phonska diaplikasikan serta tercampur merata dengan tanah, bedengan kemudian ditutup menggunakan mulsa plastik.

Penggunaan mulsa membantu menjaga kelembaban tanah, mengurangi pertumbuhan gulma, dan menjaga unsur hara agar tidak mudah hilang akibat penguapan maupun pencucian.

Kategori :