Geely juga mengubah desain gagang pintu pada Galaxy E5.
Langkah ini mengikuti regulasi baru di China yang mewajibkan penggunaan gagang pintu fisik dengan standar keselamatan darurat mulai 2027.
Karena itu, model ini meninggalkan flush door handle dengan mekanisme pop-out dan beralih ke gagang pintu konvensional yang menonjol dari bodi.
Konsep serupa sebelumnya sudah diterapkan pada Geely Starray EM-i yang juga dipasarkan di sejumlah negara, termasuk Australia.
Pembaruan terbesar lain terlihat pada teknologi bantuan pengemudi.
Galaxy E5 terbaru disebut dibekali sensor LiDAR di atas kaca depan, ditambah kamera di sisi kendaraan serta bagian belakang yang terintegrasi dengan spoiler.
Perangkat keras itu mendukung sistem semi-otonom terbaru Geely, G-Pilot H5, yang menjadi bagian dari platform Geely Assisted Self Driving atau G-ASD.
Sistem ini memungkinkan fitur Navigate On Autopilot bekerja di jalan tol maupun di lingkungan perkotaan.
Meski begitu, fitur bantuan pengemudi terbaru tersebut diperkirakan belum akan segera hadir untuk pasar ekspor, termasuk Australia.
Artinya, pembaruan teknologi pada versi China belum tentu langsung diikuti oleh model yang dijual di luar negeri.
Geely juga belum mengungkap detail kapasitas baterai yang akan dipakai pada Galaxy E5 generasi terbaru untuk pasar China.