RADARLEBONG.ID - Memasuki musim kemarau, suhu udara di berbagai wilayah Indonesia mulai terasa lebih menyengat, terutama pada siang hari.
Mobil yang terparkir di ruang terbuka pun cepat berubah menjadi “ruang panas”.
Kondisi itu membuat sistem pendingin atau AC bekerja ekstra keras saat kendaraan kembali digunakan.
Cuaca kering dan kondisi jalanan yang lebih berdebu turut menjadi tantangan tambahan bagi sistem pendingin kabin.
BACA JUGA:Chery QQ3 EV Guncang Stigma Mobil Listrik, Harga Rp130 Jutaan
Di balik udara sejuk yang dihasilkan AC, ada satu komponen yang sering luput dari perhatian: filter kabin.
Padahal, bagian itu memegang peran penting dalam menjaga kualitas udara sekaligus mendukung kinerja pendinginan tetap optimal.
Menurut Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, sirkulasi udara bersih menjadi kunci utama performa AC.
Filter kabin bertugas menyaring debu dan partikel sebelum udara melewati evaporator.
Secara teknis, filter AC bekerja menyaring udara yang dihisap blower, baik dari luar maupun dalam kabin.