LEBONG.RADARLEBONG.ID - Pelaksanaan seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong dipastikan mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Seleksi yang mencakup pengisian posisi Sekretaris Daerah (Sekda) serta empat jabatan penting di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini belum memiliki kepastian terkait penutupan masa pendaftaran yang semula dijadwalkan berakhir pada 31 Maret 2026.
Kondisi tersebut menimbulkan ketidakpastian dalam tahapan seleksi, mengingat hingga saat ini Panitia Seleksi (Pansel) belum mengumumkan keputusan resmi apakah pendaftaran akan diperpanjang atau tetap ditutup sesuai jadwal awal.
Akibatnya, seluruh rangkaian seleksi dipastikan mengalami pergeseran waktu dari agenda yang telah direncanakan sebelumnya.
BACA JUGA:Seleksi JPT dan Sekda Lebong Ditutup Hari Ini, Apakah Kuota Sudah Terpenuhi?
Kepala Bidang Pengembangan Karier Aparatur (PKA) BKPSDM Kabupaten Lebong, Wince Damayanti, S.KOM, menyampaikan bahwa saat ini Pansel masih menjadwalkan rapat untuk membahas langkah selanjutnya. Keputusan terkait kelanjutan proses seleksi, termasuk kemungkinan perpanjangan masa pendaftaran, akan ditentukan dalam rapat tersebut.
"Untuk saat ini, tim Pansel masih akan melakukan rapat untuk memutuskan apakah seleksi ini akan diperpanjang atau ditutup sesuai jadwal. Keputusan resminya masih menunggu hasil rapat," ujar Wince.
Ia menjelaskan, salah satu faktor utama yang menjadi perhatian Pansel adalah jumlah pelamar yang belum memenuhi ketentuan minimal. Sesuai aturan, setiap jabatan yang dilelang harus diikuti oleh setidaknya empat orang pelamar. Namun hingga saat ini, jumlah pendaftar di masing-masing posisi masih belum mencukupi, sehingga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan kebijakan selanjutnya.
Meski demikian, proses seleksi tidak sepenuhnya terhenti. Pansel tetap melanjutkan tahapan verifikasi berkas administrasi terhadap para pelamar yang telah mendaftar.
"Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen yang disampaikan memenuhi persyaratan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebelum peserta melanjutkan ke tahap berikutnya," jelasnya.
Wince menambahkan bahwa peluang untuk menambah jumlah peserta masih terbuka lebar, terutama jika Pansel memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran.
"Kita berharap dengan adanya tambahan waktu, diharapkan lebih banyak pelamar yang memenuhi syarat dapat ikut serta, sehingga proses seleksi dapat berjalan lebih kompetitif dan sesuai regulasi," tutup Wince.
Hingga kini, kepastian terkait kelanjutan Selter JPTP di Kabupaten Lebong masih bergantung pada hasil rapat Pansel yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Para peserta dan pihak terkait diminta untuk menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan setelah keputusan diambil. Pemerintah daerah pun diharapkan segera memberikan kejelasan agar proses pengisian jabatan strategis ini dapat berjalan optimal dan tidak mengganggu kinerja organisasi.