LEBONG.RADARLEBONG.ID – Siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kembali masuk sekolah pasca libur panjang hari Idul Fitri 1447 Hijriah 2026 pada senin, 30 Maret 2026 untuk menjalankan aktifitas belajar.
Dalam hal itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebong mengingatkan seluruh satuan pendidikan dibawah anungannya untuk segera melakukan persiapan menghadapi ujian semester akhir tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dinas Dikbud Kabupaten Lebong Sirmanto, S.Pd, mengatakan, seiring dengan dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar pada Senin, 30 Maret 2026, pasca libur panjanga lebaran Idulfitri 1447 Hijriah 2026, momentum masuk sekolah ini harus dimanfaatkan pihak sekolah untuk langsung fokus pada agenda akademik, terutama persiapan ujian bagi siswa tingkat akhir.
Ia menyebutkan, ujian semester akhir untuk tingkat SMP akan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026, sedangkan untuk tingkat SD akan dilaksanakan pada awal bulan Juni 2026.
BACA JUGA:Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Libur Lebaran, Bupati Lebong Akan Sidak Kehadiran ASN
“Kami minta seluruh sekolah, baik tingkat SD maupun tingkat SMP, segera melakukan langkah-langkah persiapan. Mulai dari pemantapan materi, penyusunan jadwal, hingga kesiapan administrasi ujian," katanya.
Lanjut Sirmanto, menyampaikan, waktu yang tersisa sebelum pelaksanaan ujian harus dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah. Guru diminta lebih intensif dalam memberikan pembelajaran dan penguatan materi kepada siswa-siswi, terutama pada mata pelajaran yang akan diujikan.
"Para Guru SD maupun SMP diminta lebih fokus dalam memberikan materi kepada siswa-siswi nya, utama bagi siswa-siswa tingkat semester akhir yang akan menghadapi ujian akhir," sampainya.
Lebih jauh Sirmanto, selain itu, Dikbud juga mengingatkan sangat pentingnya menjaga kedisiplinan siswa-siswi setelah libur panjang. Ia juga berharap seluruh siswa-siswi dapat kembali mengikuti kegiatan belajar dengan semangat dan tidak ada lagi yang menambah libur di luar jadwal yang telah ditentukan. Pasalnya disiplin kehadiran sangat penting, karena kita tidak ingin ada siswa-siswi yang masih absen tanpa keterangan setelah libur Lebaran.
"Karena nantinya ini akan berdampak pada kesiapan mereka menghadapi ujian akhir," ungkapnya.
Tak hanya siswa-siswi saja, pihak sekolah juga diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang ujian. Mulai dari ruang kelas, ketersediaan soal, hingga pengawasan pelaksanaan ujian harus dipersiapkan dengan matang agar berjalan dengan lancar. Dalam hal ini juga Dikbud Lebong juga akan melakukan monitoring ke sekolah-sekolah guna memastikan kesiapan tersebut berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
"Jika ditemukan kendala di lapangan, pihak sekolah diminta segera berkoordinasi agar dapat dicarikan solusi," ujarnya.
Ditambahkan Sirmanto, ujian semester akhir merupakan salah satu indikator penting dalam menilai capaian pembelajaran siswa-siswi selama satu tahun ajaran. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat bekerja sama demi menghasilkan hasil yang maksimal.
“Kami berharap pelaksanaan ujian nanti berjalan tertib, lancar, dan menghasilkan capaian yang baik bagi siswa-siswi tersebut. Ini menjadi bagian penting dalam menentukan kelulusan dan jenjang pendidikan berikutnya," demikiannya.