Info Pasar Murah Ramadhan di Lebong, Hanya Dianggarkan dari APBD Rp 38 Juta

Jumat 06-02-2026,12:51 WIB
Reporter : Adrian Roseple
Editor : Reni Apriani

LEBONG.RADARLEBONG.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 38 juta untuk pelaksanaan pasar murah Ramadan yang direncanakan digelar menjelang Hari Raya Idulfitri.

Program ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga bahan pokok (bapok) yang biasanya terjadi pada periode Ramadhan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UMKM Lebong, Gusran Hajis, menjelaskan bahwa pasar murah direncanakan berlangsung hanya satu hari dengan dua lokasi sasaran. 

"Kami hanya bisa melaksanakan satu kali pasar murah karena keterbatasan anggaran, tetapi kami berharap manfaatnya tetap maksimal bagi warga," ujarnya.

BACA JUGA:Dalih Sumbangan Sukarela, Pjs Kades Nangai Tayau I Akui Sunat Gaji Perangkat Desa

Menurut Gusran, pelaksanaan pasar murah juga disesuaikan dengan jadwal Safari Ramadan Pemerintah Provinsi dan Pemkab Lebong.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga lebih banyak warga yang bisa menikmati harga terjangkau. Gusran menambahkan, pasar murah akan menjual sejumlah bahan pokok yang kerap mengalami lonjakan harga menjelang Lebaran, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan telur.

Beberapa bapok lainnya yang dibutuhkan masyarakat juga akan disediakan sesuai kondisi pasar.

Terkait lokasi pasar murah, Disperindagkop UMKM Lebong masih melakukan survei dan pemetaan wilayah untuk menentukan daerah yang paling terdampak kenaikan harga bapok. Hal ini bertujuan agar program tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang paling membutuhkan. 

"Kami sedang membaca wilayah yang mengalami peningkatan harga cukup tinggi agar pasar murah ini efektif," jelas Gusran.

Selain itu, Pemkab Lebong menekankan pentingnya transparansi dan keterjangkauan dalam pelaksanaan pasar murah. Dengan anggaran terbatas, pihak pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan peluang ini secara optimal tetap tinggi. Disperindagkop UMKM juga berencana melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan stok bahan pokok cukup dan harga terjangkau, sehingga program ini benar-benar membantu masyarakat menghadapi kebutuhan Lebaran.

"Program pasar murah ini menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial dan stabilisasi harga menjelang Hari Raya Idulfitri. Ke depannya, Pemkab Lebong akan terus memantau kondisi pasar dan menyesuaikan program serupa jika dibutuhkan, terutama di daerah yang mengalami fluktuasi harga bahan pokok signifikan," pungkasnya. 

 

Kategori :