LEBONG, RADARLEBONG.ID - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Lebong optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Pajak Air Permukaan (PAP) bisa mencapai sebesar Rp 2 miliar.
Angka tersebut sesui target perubahan yang telah ditetapkan pemprov Bengkulu sebesar Rp 2,2 miliar. Hal ini disampaikan Kepala UPTD Samsat Lebong, Hendri Setrisan, S.Hut melalui Kasi Penagihan dan Pelaporan, Amril Effendi, S.Sos. "Target sebelumnya Rp 1.633.289.611.00 pada perubahan naik menjadi Rp 2.249.341.901.00. Mudah-mudahan sampai akhir Desember mendatang bisa tembus diangka Rp 2 miliar," kata Amril. Lebih jauh diungkapkannya, per Oktober lalu realisasi PAD sektor pajak air permukaan dari empat perusahaan di Kabupaten Lebong kurang lebih sudah mencapai Rp 1,7 miliar. BACA JUGA:PAD Lebong Baru Capai 73,38 Persen, Realisasi Retribusi Daerah Masih Rendah Untuk itu, pihaknya optimis sampai akhir Desember mendatang target perubahan bisa menyentuh angka Rp 2 miliar. "Sejauh ini baru empat perusahaan yang menyumbang PAD pajak air permukaan adalah PLTA Tes Kecamatan Lebong Selatan, PT. Bangun Tirta Lestari (BTL) serta PT. Mega Power Mandiri (MPM), dan PT. MHE Runggang Kecamatan Lebong Utara," sampainya. Sementara itu, Amril menegaskan untuk teknis perhitungan pemakaian air yang digiunakas setiap perusahaan sendiri sudah menjadi kewenangan pihak perusahaan dan PLN, yang dituangkan dalam berita acara (BA). Sedangkan pihaknya hanya sebatas melakukan penagihan sesuai dengan BA yang telah dibuat bersama. "Teknis penghitungan itu langsung dilakukan oleh perusahaan bersama pihak PLN. Jadi kami hanya sebatas penagihan," lanjutnya. BACA JUGA:Ini 4 Perusahaan Penyumbang PAD Sektor Pajak Air Permukaan Amril menambahkan, meskipun target PAD pada perubahan bertambah, namun tidak ada penambahan jumlah perusahaan yang ditetapkan untuk melakukan penyetoran terhadap pemakaian air. Maka dari itu pihaknya mengimbau kepada empat perusahaan tetap bisa proaktif terhadap kewajibannya dalam melakukan pembayaran pajak air permukaan setiap bulannya. "Tidak ada penambahan jumlah perusaahan, kami mengimbau masing-masing perusahaan tetap proaktif melakukan pembayaran pajak air permukaan, " imbuhnya.Target Pajak Air Permukaan di Lebong Rp2M Lebih , Baru Terkumpul Rp1,7 M
Senin 05-12-2022,13:41 WIB
Reporter : Adrian Roseple
Editor : Redaksi Radar Lebong
Kategori :
Terkait
Kamis 29-01-2026,07:58 WIB
Tunggakan Pajak Kendis Pemkab Lebong Tembus Rp 700 Juta, Sekretariat Daerah Dominan
Rabu 31-01-2024,14:18 WIB
Cuan dari Air? Lebong Buktikan Pajak Permukaan Bisa Jadi Pendulang PAD
Minggu 12-11-2023,09:00 WIB
Sektor PAP Dongkrak PAD Lebong Rp 3 M, Empat Perusahaan Berperan Aktif
Jumat 29-09-2023,16:06 WIB
Pemutihan Pajak Kendaraan di Lebong Terbukti Moncer, 9 Bulan Hasilkan Rp3 Milyar Lebih, WOW!
Kamis 07-09-2023,15:49 WIB
Per Agustus 2023, Pajak Air Permukaan di Lebong Sudah Over Target dari Provinsi Bengkulu
Terpopuler
Selasa 03-03-2026,19:16 WIB
Harga Emas Hari Selasa 3 Maret 2026: Update Terbaru Antam, UBS, Galeri 24, dan Emas 24K Lokal
Selasa 03-03-2026,15:54 WIB
PNS, TNI, dan Polri Cek Rekening! Pencairan THR 2026 Dimulai Bertahap
Selasa 03-03-2026,13:47 WIB
Bonus Hari Raya Pengemudi Ojol Minimal 25 Persen dari Rata-Rata Pendapatan, Berapa Besarannya?
Selasa 03-03-2026,15:47 WIB
Harga Emas Dunia Naik Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah, Tembus Level Tertinggi
Selasa 03-03-2026,18:24 WIB
Cara Menghilangkan Bau Rokok di Mobil
Terkini
Selasa 03-03-2026,19:35 WIB
Terbaru , Nasib PPPK Tahap I Pemkab Lebong yang Belum Dilantik Temui Titik Terang
Selasa 03-03-2026,19:27 WIB
Hampir Dua Pekan Ramadan, Pemkab Lebong Belum Keluarkan Aturan Hiburan Malam
Selasa 03-03-2026,19:16 WIB
Harga Emas Hari Selasa 3 Maret 2026: Update Terbaru Antam, UBS, Galeri 24, dan Emas 24K Lokal
Selasa 03-03-2026,18:29 WIB
Estimasi Cicilan Isuzu Panther 2026 Semua Varian
Selasa 03-03-2026,18:24 WIB