LEBONG, RADARLEBONG.ID - Ketua Komisi III DPRD Lebong, Rama Chandra, SH, memastikan dalam waktu dekat ini pihaknya bakal segera memanggil Bupati Lebong, Kopli Ansori, terkait dengan deposito berjangka APBD Lebong tahun anggaran 2021 yang saat ini tengah dilidik Polda Bengkulu.
Kepastian ini disampaikannya, usai mendapatkan persetujuan dari pimpinan DPRD Lebong. "Tadi (kemarin, red) saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dalam hal ini Wakil Ketua I. Dan para prinsipnya, pimpinan menyetujui pemanggilan Bupati beserta OPD terkait untuk meminta penjelasan mengenai deposito berjangka APBD Lebong tahun anggaran 2021," ujar Rama Chandra, di kantor DPRD Lebong kemarin (24/10). Selain itu, mantan Kepala Inspektorat Lebong ini juga mengaku bahwa pihaknya sama sekali tidak mengetahui perihal deposito APBD Lebong tahun anggaran 2021 yang saat ini sudah dalam ranah penyelidikan Ditreskrimsus Polda Bengkulu. BACA JUGA:Bukan Cuma Deposito, TPP ASN 2021 Masih Diincar Polda "Sama sekali kami tidak tahu mengenai deposito APBD 2021 ini, kalau deposito APBD 2022 kami sempat dengar dan itupun bukan penyampaian secara resmi dari Pemkab Lebong," katanya. Ditambahkannya, surat panggilan terhadap Bupati Lebong berserta OPD terkait soal deposito APBD Lebong ini saat ini tengah disusun Sekretariat DPRD Lebong. Ia pun memastikan jika, pemanggilan ini akan segera dilakukan agar tidak menimbulkan persepsi negatif dalam pengelolaan keuangan daerah. "Masalah deposito ini harus segera diluruskan, jangan sampai hal ini menimbulkan persepsi negatif. Apalagi, masalah ini sudah masuk ranah hukum di Polda Bengkulu. Dan kami pun, membutuhkan penjelasan dari Bupati apa dasarnya kita sampai mendepositokan APBD Lebong tahun 2021 dan 2022," tambahnya. BACA JUGA:Deposito APBD 2021 Rp 51 Miliar, Tanpa Persetujuan DPRD Sebelumnya, tersiar kabar sejumlah pejabat Pemkab Lebong diperiksa Polda Bengkulu terkait dengan dugaan deposito berjangka APBD Lebong tahun anggaran 2021 yang disebut-sebut mencapai Rp 51 miliar pada salah satu Bank milik pemerintah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Lebong dilapangan, hingga saat ini sejumlah pejabat Pemkab Lebong telah dipanggil secara resmi oleh penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu. Sejumlah pejabat Lebong diperiksa terkait dengan dugaan penyimpangan pengelolaan penempatan uang daerah di Bank Umum Pemerintah dalam bentuk deposito berjangka pada Pemkab Lebong tahun anggaran 2021. Pemkab Lebong pada tahun anggaran 2021 diduga mendepositokan anggaran lebih kurang Rp 51 miliar ke salah bank milik pemerintah. Anggaran yang diduga di depositokan oleh Pemkab Lebong ini, kabarnya merupakan uang yang tidak terpakai dan bisa diambil sewaktu-waktu sesuai dengan perjanjian antara pihak bank dan nasabah (deposito on call, red).Soal Deposito, Pimpinan Dewan Setujui Komisi III Panggil Bupati Lebong
Selasa 25-10-2022,10:29 WIB
Reporter : Debi Antoni
Editor : Redaksi
Tags : #polda bengkulu
#pemerintah kabupaten (pemkab)lebong
#direktorat reserse dan kriminal khusus (ditreskrimsus)
#deposito berjangka apbd lebong
#deposito apbd lebong
Kategori :
Terkait
Jumat 30-01-2026,13:28 WIB
Audit BPK Ungkap TGR Disparpora Kepahiang, Penanganan Tipikor Segera Naik Status
Rabu 28-01-2026,13:58 WIB
Polda Bengkulu Geledah Kantor Disparpora Kepahiang, Dugaan Korupsi TA 2023 Mencuat
Rabu 03-09-2025,11:44 WIB
Audit PPKN Rampung, Dalam Waktu Dekat Tersangka Korupsi DD 2023 Bungin Terbongkar
Jumat 04-08-2023,15:46 WIB
Bidang Propam Polda Bengkulu Minta Polisi di Lebong jadi Contoh bagi Masyarakat
Kamis 13-07-2023,17:20 WIB
Deposito APBD, Janji Serba 3 dan Padang Bano Jadi Catatan DPRD Lebong Atas LKPJ Bupati Tahun 2022
Terpopuler
Jumat 30-01-2026,20:30 WIB
Dari EV sampai Hybrid, Ini Mobil Baru yang Bakal Nongol di IIMS 2026
Jumat 30-01-2026,21:00 WIB
Polytron G3+ Dicoba di Macet Jakarta, Nyaman atau PR?
Jumat 30-01-2026,20:25 WIB
Pemerintah Resmi Naikkan Subsidi Konversi Motor Listrik Rp15 Juta Mulai 2026
Jumat 30-01-2026,19:57 WIB
Mobil Listrik Tenaga Surya Buatan Indonesia di Bawah Rp150 Juta Siap Menantang Pasar Global
Jumat 30-01-2026,18:35 WIB
Update Harga Lengkap Mobil BYD Januari 2026, Mulai Rp 199 Juta
Terkini
Sabtu 31-01-2026,15:30 WIB
Nisfu Syaban 2026: Kapan Waktunya dan Apa Maknanya bagi Umat Islam?
Sabtu 31-01-2026,15:00 WIB
Harga Emas Naik Turun, Ini Cara Bijak Menyikapinya agar Tetap Untung
Sabtu 31-01-2026,14:00 WIB
Motor Bebek Laris Manis, Apakah Segera Bangkit di Indonesia?
Sabtu 31-01-2026,13:52 WIB
Doa Malam Nisfu Syaban yang Dibaca Setelah Yasin Lengkap dengan Makna dan Sejarahnya
Sabtu 31-01-2026,13:45 WIB