BENGKULU, radarlebong.com - Hari Kesehatan Dunia diperingati Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setiap 7 April dengan tema "Planet Kita, Kesehatan Kita atau Our Planet, Our Health" yang menyerukan pemulihan dari pandemi covid-19, yang menempatkan kesehatan individu dan planet ini sebagai pusat kebijakan dan fokus pada kesejahteraan. Oleh karenanya, upaya bidang kesehatan di berbagai daerah harus sejalan dengan upaya untuk mengantisipasi berbagai ancaman kesehatan masyarakat lingkungan yang paling mendesak tersebut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief. Dimana menurutnya, Pemerintah daerah harus bisa menghidupkan partisipasi semua pihak untuk sama-sama terlibat dalam langkah-langkah antisipasi atas ancaman-ancaman kesehatan masyarakat lingkungan yang paling mendesak ini. "Karena untuk mengantisipasi ini diperlukan kerja sama banyak pihak," kata Hj Riri Damayanti John Latief, Kamis (7/4/2022). Alumni Psikologi Universitas Indonesia ini memberikan apresiasi atas tingginya capaian vaksinasi di Provinsi Bengkulu dan meskipun masih ada yang positif namun provinsi ini telah dinyatakan telah melewati puncak penularan covid-19 varian omicron. "Meski sudah menurun tapi tetap jangan kendor untuk menihilkan penyebarannya. Jangan lupa pakai masker, jaga jarak, sering-sering wudhu atau cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Jangan pernah lagi berkerumun di tempat-tempat maksiat. Insya Allah pandemi ini segera berakhir," ujar Hj Riri Damayanti John Latief. Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Pemuda Nasional Indonesia (DPP KNPI) ini juga meminta kepada Kementerian Kesehatan untuk memenuhi kekurangan stok vaksin covid-19 sinovac di beberapa daerah di Bengkulu agar provinsi ini bisa mencapai target capaian vaksinasi. Baca Juga : Senator Riri Imbau Pemerintah Hapus Semua Aturan untuk Nelayan "Pemerintah provinsi sudah mengajukan permohonan penambahan ini. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi sehingga Provinsi Bengkulu bisa mencapai target capaian vaksinasi. Perlu diakui, kesadaran masyarakat setelah beberapa tahun pandemi juga patut diapresiasi," ungkap Hj Riri Damayanti John Latief. Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu ini optimis Bengkulu mampu melakukan langkah-langkah antisipasi atas ancaman-ancaman kesehatan masyarakat lingkungan yang paling mendesak dengan baik dan semaksimal mungkin. "Saya lihat ada kemauan baik dari pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi ini. Tapi memang keberhasilan ke depan tidak bisa diletakkan di pundak pemerintah daerah saja, harus ada kemauan yang kuat juga dari semua pihak untuk ikut serta," demikian Hj Riri Damayanti John Latief.(***/rls)
Pemda Harus Siapkan Langkah Antisipasi Ancaman Kesehatan Lingkungan
Sabtu 09-04-2022,11:52 WIB
Editor : Radar Lebong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,14:10 WIB
Transaction Banking BRI Kian Kokoh,Volume Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141,37 Triliun hingga Februari
Sabtu 28-03-2026,19:48 WIB
Honda Mulai Goyah di Era Mobil Listrik, Proyek Afeela Terancam Dihentikan
Sabtu 28-03-2026,19:44 WIB
Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Selama Lebaran 2026, Jaringan Tetap Stabil Berbasis AI
Sabtu 28-03-2026,11:56 WIB
Jalan Provinsi di Talang Ratu Terancam Putus, Pemkab Lebong Segera Koordinasi
Sabtu 28-03-2026,14:17 WIB
Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI
Terkini
Sabtu 28-03-2026,21:20 WIB
Intip Kisah Desa Banyuanyar, Desa Ramah Lingkungan yang Terus Maju Lewat Pemberdayaan Desa BRILiaN
Sabtu 28-03-2026,19:48 WIB
Honda Mulai Goyah di Era Mobil Listrik, Proyek Afeela Terancam Dihentikan
Sabtu 28-03-2026,19:44 WIB
Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Selama Lebaran 2026, Jaringan Tetap Stabil Berbasis AI
Sabtu 28-03-2026,19:42 WIB
Epson Hadirkan Solusi Printing Ramah Lingkungan dengan Teknologi Dust-Free, Heat-Free, dan Stress-Free
Sabtu 28-03-2026,19:28 WIB