PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Selama Lebaran 2026, Jaringan Tetap Stabil Berbasis AI

 Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Selama Lebaran 2026, Jaringan Tetap Stabil Berbasis AI

ilustrasi -foto :jpnn.com-

RADARLEBONG.ID-Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatat lonjakan trafik data sebesar 20 persen selama momen libur Lebaran 2026. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode mudik Lebaran tahun lalu atau secara year-on-year (YoY).

Lonjakan tersebut sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan kenaikan trafik telekomunikasi nasional hingga 40 persen selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, mengatakan periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan telekomunikasi.

“Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo,” ujar Desmond dalam siaran persnya, Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, lonjakan trafik data terjadi terutama dari wilayah Jakarta menuju Jawa Barat dengan peningkatan lebih dari 22 persen, serta menuju Jawa Tengah yang meningkat lebih dari 37 persen. Kondisi ini mencerminkan tingginya kebutuhan konektivitas jutaan pelanggan yang melakukan perjalanan selama Lebaran 2026.

Selain peningkatan trafik, kualitas layanan Indosat juga menunjukkan perbaikan signifikan. Hal ini ditandai dengan penurunan downtime jaringan sebesar 20 persen selama periode Lebaran tahun ini.

Di tengah lonjakan trafik tersebut, jaringan Indosat tetap beroperasi secara andal dan stabil. Sebagai perusahaan berbasis teknologi kecerdasan buatan atau AI-TechCo, Indosat mengoptimalkan jaringan berbasis AI di 77 jalur mudik yang mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api dengan total panjang sekitar 8.121 kilometer.

Selain itu, penguatan jaringan juga dilakukan di 797 point of interest (POI) strategis, seperti rest area, stasiun, hingga destinasi wisata. Pemantauan kualitas jaringan dilakukan selama 24 jam penuh oleh lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia.

Data jaringan Indosat mengungkapkan bahwa selama musim mudik Lebaran 2026, pelanggan paling banyak mengakses layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming. Aplikasi dengan lonjakan aktivitas tertinggi meliputi WhatsApp, YouTube, dan TikTok.

Indosat menegaskan bahwa pendekatan berbasis AI memungkinkan perusahaan tidak hanya merespons lonjakan trafik, tetapi juga mengantisipasinya. Teknologi tersebut digunakan untuk memantau trafik jaringan secara real-time, memprediksi potensi kepadatan, serta mengoptimalkan kapasitas jaringan secara otomatis sebelum pelanggan merasakan gangguan layanan.

Pendekatan ini membuat jaringan 4G dan 5G Indosat dapat bekerja secara sinergis, di mana 4G tetap menjadi layanan dasar yang stabil, sementara 5G digunakan untuk mengakomodasi lonjakan trafik di titik-titik kritis.

Sistem AI Indosat juga mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga lebih dari 60 persen lebih cepat, sehingga penyesuaian kapasitas jaringan dapat dilakukan secara proaktif di berbagai titik strategis selama periode mudik.

“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti,” tutup Desmond.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: