Tak Hanya 2 Desa Ini, Masih Ada 18 Desa Lain Terima Bantuan BKB Kit dan Kit Siap Nikah

Tak Hanya 2 Desa Ini, Masih Ada 18 Desa Lain Terima Bantuan BKB Kit dan Kit Siap Nikah

Bantuan: DP3APPKB Lebong saat menyerahkan bantuan BKB Kit dan Kit Siap Nikah Anti Stunting. -foto carles/radarlebong-redaksi

LEBONG, RADARLEBONG.ID  - Usai sebelumnya, 2 desa ini mendapatkan bantuan BKB Kit dan Kit siap nikah.
Ternyata, masih ada 18 desa lainnya di Kabupaten Lebong yang masuk dalam kawasan lokus stunting.

Kepala DP3APPKB Lebong, Yuswati, SKM melalui Kasi Pembinaan Keluarga Berencana, Herma Linda, SKM mengatakan bantuan BKB Kit dan Kit Siap Nikah yang dibagikan kepada 20 desa lokus stunting tersebut, ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lebong.

Desa lokus sendiri merupakan wilayah fokus pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting khusunya di Kabupaten Lebong.

Salah satunya dengan memberikan bantuan BKB Kit dan Kit Siap Nikah kepada kelomok BKB dan PIK-R.

BACA JUGA:2 Desa Lokus Stunting Diganjar Bantuan KIT Siap Nikah

"20 desa lokus stunting ini ditetapkan berdasarkan SK Bupati Lebong, desa-desa ini merupakan fokus pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Lebong," katanya.

Diakuinya, bahwa untuk total nilai bantuan DAK DP3APPKB Lebong tahun 2022 sebesar Rp 434.000.000.
Dengan rincian Rp 256.500.000 untuk bantuan Kit Siap Nikah bagi 10 desa, sedangkan sisanya Rp 177.055.000 untuk bantuan BKB Kit bagi 10 desa.

Bantuan ini berupa alat peraga percontohan, seperti poster, kartu kembang anak, permainan anak-anak serta beberap jenis permainan lainnya.

"Saat ini baru empat wilayah kecamatan saja yang sudah menerima bantuan tersebut, yakni kecamatan Topos, Rimbo Pengadang, Lebong Selatan dan Lebong Tengah. Untuk desa lain tetap dibagikan secara bertahap," ujarnya.

BACA JUGA:Waspada Longsor Susulan di Ruas Jalan Lintas Desa Tik Kuto

Lebih jauh, Herma Linda menjelaskan, tujuan bantuan ini dalam rangka menurunkan angka stunting, dengan mengenali anak melalui berbagai jenis item permainan.

Termasuk juga memberikan pengwasan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) terhadap balita dan anak dilwilayah Kabupaten Lebong.

"Bantuan yang sudah diserahkan kepada para ketua kelompok BKB dan PIK-R yang berada di desa lokus stunting, diharapkan bisa bekerja dengan maksimal untuk membantu pemerintah dalam rangka menurunkan angka stunting," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: