PASANG IKLAN ONLINE AGUSTUS

Kapolres Lebong Dukung Penindakan Tegas Oknum Polisi Terjerat Narkoba

Kapolres Lebong Dukung Penindakan Tegas Oknum Polisi Terjerat Narkoba

ILUSTRASI Oknum Polisi Terjerat Narkoba--

LEBONG.RADARLEBONG.ID - Pengungkapan jaringan peredaran narkoba di Kabupaten Lebong yang melibatkan oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi perhatian serius publik. Operasi tersebut dilakukan oleh Subdit I Direktorat Reserse narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bengkulu pada Kamis (22/1) lalu, sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkoba di wilayah Provinsi Bengkulu.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan dua orang terduga bandar narkoba berinisial SP dan PP. Selain itu, turut diamankan seorang oknum anggota Polri berinisial AA yang diketahui bertugas di jajaran Polres Lebong.

Penangkapan ini menegaskan komitmen Polda Bengkulu dalam menindak tegas siapa pun yang terlibat peredaran narkoba, termasuk aparat penegak hukum.

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, SH, SIK membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu anggotanya tersebut.

BACA JUGA:Fakta Baru Kasus Pungli PPPK di Lebong Terbongkar, Tarif Kelulusan Capai Puluhan Juta

Ia menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan Polda Bengkulu sejak awal pengungkapan kasus. Menurutnya, Polres Lebong mendukung penuh langkah hukum yang diambil Polda Bengkulu dalam rangka memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kapolres menegaskan tidak akan memberikan perlindungan atau pembelaan terhadap anggota yang terbukti terlibat narkoba. Ia menilai tindakan tegas harus dilakukan demi menjaga integritas institusi Polri serta kepercayaan masyarakat. 

"Memang ada satu anggota kita yang ikut diamankan Polda Bengkulu. Yang pasti, saya tidak akan membela anggota yang terlibat narkoba," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa sejak awal menjabat di Polres Lebong, dirinya secara konsisten mengingatkan seluruh personel agar menjauhi narkoba.

Peringatan tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan, mulai dari apel rutin hingga kegiatan internal lainnya. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius, baik bagi individu maupun institusi kepolisian secara keseluruhan.

"Sejak awal bertugas di Polres Lebong, saya sudah sering kali mengingatkan anggota untuk tidak main-main dengan narkoba dalam bentuk apa pun. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran ini," ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan kesiapan Polres Lebong untuk terus bekerja sama dengan Polda Bengkulu dalam upaya pengembangan kasus, pemberantasan jaringan narkoba, serta pengawasan internal terhadap personel Polri.

Menurutnya, sinergi antar satuan sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

Ia berharap langkah tegas terhadap oknum anggota Polri yang terlibat narkoba dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh personel agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan etika kepolisian. Selain itu, tindakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: