RADARLEBONG.BACAKORAN.CO - Saat kita tengah mengikuti marathon, tentu membutuhkan stamina dan persiapan fisik yang tidak sedikit.
Setelah berlari dalam jarak jauh, tubuh biasanya terasa lelah, sementara otot kaki bisa mengalami nyeri, pegal, hingga kaku saat digunakan untuk berjalan.
Kondisi tersebut cukup umum terjadi setelah olahraga dengan intensitas tinggi.
Meski begitu, nyeri otot setelah marathon tetap perlu diperhatikan agar proses pemulihan berjalan baik dan tubuh siap kembali beraktivitas.
BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport Andalkan Mesin Diesel, Cek Harganya
Setelah menyelesaikan marathon, tubuh membutuhkan waktu untuk memulihkan otot yang bekerja keras selama berlari. Karena itu, jangan langsung memaksakan diri melakukan olahraga berat ketika kaki masih terasa nyeri.
Istirahat bukan berarti harus berbaring sepanjang hari. Kamu tetap bisa melakukan aktivitas ringan sesuai kemampuan, tetapi hindari gerakan yang membuat rasa sakit semakin parah.
Jika nyeri masih terasa kuat, tunda dulu latihan lari berikutnya. Berikan waktu bagi tubuh untuk pulih sebelum kembali meningkatkan intensitas latihan.
Lakukan Gerakan Ringan
Gerakan ringan dapat membantu menjaga mobilitas tubuh setelah marathon. Kamu bisa mencoba berjalan santai atau melakukan gerakan peregangan secara perlahan selama tidak menimbulkan rasa sakit.