3. Perhatikan Tinggi Jok
Tinggi jok yang sesuai membuat pengendara lebih percaya diri.
Idealnya, setidaknya ujung kedua kaki dapat menyentuh permukaan tanah saat motor berhenti.
Jika jok terlalu tinggi, pengendara akan lebih sulit menjaga keseimbangan dan berisiko kehilangan kontrol.
4. Suspensi yang Mumpuni
Suspensi menjadi salah satu komponen terpenting pada motor trail karena berfungsi meredam benturan saat melewati jalanan yang berat.
Motor dengan suspensi depan tipe upside down atau inverted fork serta suspensi belakang monoshock umumnya memiliki stabilitas yang baik.
Beberapa model juga menyediakan pengaturan preload atau dapat diatur sehingga karakter suspensi dapat disesuaikan dengan bobot pengendara maupun kondisi medan.
5. Sesuaikan dengan Anggaran
Harga motor trail sangat bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta.
Motor trail dengan mesin 150 cc umumnya dibanderol dengan harga sekitar Rp20–60 juta (bisa lebih mahal, tergantung dengan fitur yang diusung).
Jika ingin lebih murah, bisa pertimbangkan membeli motor trail bekas atau second.
Namun, sebelum membeli motor bekas, pastikan untuk memeriksa kondisi mesin, rangka, suspensi, kelistrikan, serta riwayat servis agar tidak mengeluarkan biaya perbaikan yang besar di kemudian hari.