Mau Untung Budidaya Tomat Monokultur? Ini Caranya

Senin 08-06-2026,16:06 WIB
Reporter : Miya Diosi
Editor : Reni Apriani

 

RADARLEBONG.ID - Untuk itu penting diketahui kunci sukses budidaya tomat agar tetap menguntungkan.

Tomat biasanya ditanam petani dengan cara tumpangsari bersama tanaman lainnya.

Namun tak jarang petani sengaja menjadikan tomat sebagai tanaman budidaya utama.

Meski modalnya terbilang cukup besar untuk budidaya, serta harga jual yang sering fluktuatif, ternyata tak menyurutkan minat petani untuk tetap mengembangkan tomat.

BACA JUGA:Tips Menanam Tomat Saat Musim Hujan, Hasil Panen Memuaskan

Seperti halnya dilakukan Juhara, petani sayuran asal pangalengan Bandung yang kerap menanam tomat dengan sistem budidaya monokultur.

 

Juhara mengakui, biaya yang dikeluarkankannya untuk menanam satu hektar tomat bisa mencapai Rp 100,8 juta. Hasilnya, bisa mencapai 40 ton tomat segar/ha. "Dengan harga jual normal Rp 3.000/kg, paling tidak saya bisa memperoleh pendapatan Rp 120 juta per hektar atau untung sekitar Rp 19 juta per musim per hektar," ungkapnya.

 

Ternyata Juhara punya strategi khusus untuk meningkatkan keuntungan dari budidaya tomat yang digelutinya.

Caranya dengan menanam di lahan yang sama sebanyak dua kali tanam.

Setelah tanam pertama selesai panen dan dibongkar, lahan tersebut ditanami kembali sebanyak pertanaman yang pertama.

 

Dengan cara itu, Juhara menyebut bisa menghemat biaya saprodi terutama mulsa, ajir, tali, semat, peralatan serta biaya tenaga kerja olah tanah hingga pemeliharaan.

Kategori :