Cara membuat kolam terpal untuk budidaya ikan nila di kolam terpal tentunya tidak jauh berbeda dengan kolam ikan budidaya lainnya. Anda bisa memilih ukuran kolam terpal ikan nila dengan bentuk yang sesuai dengan lokasi budidaya.
Meski begitu, kolam nila terpal berbentuk bundar bisa menjadi rekomendasi Anda. Hal ini sebab kolam terpal berbentuk bundar tidak memiliki sudut yang dapat mengganggu pergerakan ikan, sehingga ikan bsia lebih nyaman dan aman dalam bergerak.
Setelah memilih bentuk dan ukuran kolam terpal, selanjutnya Anda bisa memulai persiapan kolam terpal ikan nila.
Bibit ikan nila adalah salah satu penentu utama keberhasilan cara budidaya nila di kolam terpal. Sebab, bibit yang berkualitas dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Sedangkan bibit yang tidak berkualitas akan sulit tumbuh dan berkembang dengan baik, serta mengalami banyak kematian.
Bibit yang sudah sesuai kriteria diatas selanjutnya bisa segera ditebar ke kolam pembesaran. Berikut ini adalah cara penebaran bibit ikan nila ke kolam terpal:
Pastikan kolam terpal yang telah diberikan produk GDM Organik sudah siap, dengan ciri-ciri tumbuhnya kelompok fitoplankton atau zooplankton didalam kolam maupun dipermukaan air kolam.
Padat tebar bibit ikan nila di kolam terpal yang disarankan adalah 10 ekor/m2.
Ambil kantong plastik berisi bibit ikan, kemudian letakkan dipermukaan air selama beberapa jam. Ini adalah upaya aklimatisasi atau penyesuaian suhu air, yang bertujuan untuk mengurangi stress bibit ikan terhadap air kolam.
Lepas perlahan bibit ikan dengan cara membuaka/menyobek kantong plastik. Biarkan bibit masuk kedalam kolam dengan sendirinya.
Proses penebaran bibit ikan nila selesai. Selanjutnya, Anda hanya perlu melakukan perawatan dan pemberian pakan.