Bercak Koplik: Bintik-bintik putih kecil yang muncul di dalam mulut (pipi bagian dalam).
Ruam Khas: Ruam merah kecokelatan yang biasanya dimulai dari garis rambut, menyebar ke wajah, leher, hingga ke seluruh tubuh.
Risiko Komplikasi pada Orang Dewasa
Jika Anda bertanya, "Campak pada anak apakah menular pada orang dewasa dan apakah berbahaya?", jawabannya adalah risikonya cukup serius. Orang dewasa yang terkena campak memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami komplikasi berat dibandingkan anak sekolah, seperti:
Pneumonia: Infeksi paru-paru yang merupakan penyebab kematian paling umum akibat campak pada orang dewasa.
Ensefalitis: Pembengkakan otak yang dapat menyebabkan kejang atau kerusakan permanen.
Infeksi Telinga Tengah: Yang bisa berujung pada gangguan pendengaran.
Bahaya bagi Ibu Hamil: Jika tertular saat hamil, campak dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, atau bayi lahir dengan berat badan rendah.
Masa Penularan yang Harus Diwaspadai
Penting bagi anggota keluarga untuk memahami garis waktu penularan. Seorang anak dapat menularkan virus dalam periode:
4 hari sebelum ruam muncul (saat gejala masih terlihat seperti flu biasa).
4 hari setelah ruam pertama kali muncul.
Karena penularan terjadi bahkan sebelum ruam terlihat, isolasi mandiri harus dilakukan segera setelah gejala demam dan batuk pilek muncul jika diketahui ada riwayat paparan.
Langkah Pencegahan dan Penanganan
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memutus rantai penularan:
1. Vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella)