Kasus Campak Meningkat di Lebong, Imunisasi Lengkap Jadi Penyelamat
Edukasi tentang pentingnya imunisasi sebagi penyelamat dari campak pada anak-foto :adrian roseple/radarlebong-
LEBONG.RADARLEBONG.ID - Kasus penyakit campak yang menyerang anak-anak di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lebong mencatat telah menangani sekitar 20 kasus campak.
Data ini diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta uji laboratorium terhadap pasien yang datang berobat ke fasilitas kesehatan tersebut.
Direktur RSUD Lebong, dr Menoffiandi Leswin, membenarkan adanya peningkatan jumlah kasus tersebut. Ia menyampaikan bahwa angka tersebut tergolong cukup tinggi dibandingkan kondisi sebelumnya.
"Lumayan meningkat untuk kasus campak saat ini," ujarnya.
BACA JUGA:Imunisasi Capai 95 Persen, Lebong Tetap Siaga Hadapi Ancaman Campak
Meski begitu, ia menegaskan bahwa kondisi pasien secara umum tidak menunjukkan gejala berat. Menurutnya, dari total pasien yang ditangani, saat ini hanya tersisa satu hingga dua anak yang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Lebong.
Sementara pasien lainnya telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik. Ia juga optimistis bahwa pasien yang masih dirawat akan segera pulih dalam beberapa hari ke depan.
"Meskipun kasusnya cukup banyak, namun tingkat keparahannya minim," tambahnya.
Lebih jauh dijelaskan, rendahnya tingkat keparahan pada kasus campak tersebut tidak terlepas dari peran penting imunisasi. Banyak anak yang terinfeksi diketahui telah mendapatkan imunisasi campak secara lengkap, sehingga gejala yang muncul cenderung ringan dan tidak menimbulkan komplikasi serius. Sebaliknya, anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi yang memburuk.
dr Menoffiandi juga mengingatkan bahwa campak bukanlah penyakit yang bisa dianggap sepele. Dalam kondisi tertentu, terutama pada anak dengan daya tahan tubuh rendah atau tanpa imunisasi, campak dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Sebagai bentuk upaya preventif sekaligus edukasi kepada masyarakat, RSUD Lebong menggelar kegiatan seminar kesehatan bertepatan dengan momentum Pekan Imunisasi Dunia. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi para orang tua agar lebih memahami pentingnya imunisasi bagi anak," ungkapnya.
Dalam seminar tersebut, RSUD menghadirkan dr Aria, seorang dokter spesialis anak, sebagai narasumber yang memberikan penjelasan secara komprehensif mengenai manfaat imunisasi serta risiko penyakit yang dapat dicegah.
Dalam paparannya, dijelaskan bahwa imunisasi merupakan langkah efektif untuk membentuk kekebalan tubuh anak terhadap berbagai penyakit menular, termasuk campak. Imunisasi diberikan secara bertahap sejak bayi lahir hingga usia 18 bulan, kemudian dilanjutkan kembali saat anak memasuki usia sekolah. Program ini telah disediakan secara gratis oleh pemerintah melalui fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
