RADARLEBONG.ID-Agrinas menjamin ketersediaan spare part pikap India di Indonesia dengan dukungan Tata Motors dan Mahindra, ekosistem purna jual kuat, komitmen investasi, dan rencana produksi lokal.
Komitmen Agrinas dalam Menjamin Ketersediaan Suku Cadang
Agrinas menegaskan bahwa ketersediaan suku cadang tidak menjadi kendala dalam rencana impor pikap asal India ke pasar Indonesia.
Penegasan ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Showo Angelo de Soota, yang memastikan kesiapan ekosistem purna jual telah menjadi prioritas utama sejak tahap awal kerja sama.
BACA JUGA:Impor 105 Ribu Pikap dari India, PT Agrinas Pangan Nusantara Menuai Kritik Industri Otomotif
Kesiapan suku cadang diposisikan sebagai fondasi utama sebelum kendaraan dipasarkan secara luas. Dengan pendekatan ini, konsumen diharapkan tidak menghadapi kendala dalam perawatan maupun perbaikan kendaraan niaga yang digunakan untuk kebutuhan operasional harian.
Peran Prinsipal India dalam Ekosistem Purna Jual
Dua prinsipal otomotif besar asal India, yakni Tata Motors dan Mahindra, telah menyatakan komitmen kuat dalam menyiapkan ekosistem purna jual di Indonesia. Komitmen ini mencakup penyediaan suku cadang, pembangunan jaringan bengkel, serta pengembangan dealer resmi.
Dengan keterlibatan langsung prinsipal, distribusi komponen tidak hanya bergantung pada pihak ketiga, melainkan berada dalam kendali sistem global yang telah teruji di berbagai negara. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan dan standar kualitas layanan.
Pola Bisnis Global Industri Otomotif
Industri otomotif global memiliki pola bisnis yang relatif seragam, yaitu memulai penetrasi pasar dari kesiapan pasokan spare part. Setelah itu, pembangunan jaringan bengkel dan dealer dilakukan secara bertahap. Strategi ini bertujuan memastikan kendaraan yang beredar di pasar didukung layanan purna jual yang memadai sejak awal.
Pendekatan tersebut juga meminimalkan risiko ketidakpuasan konsumen akibat sulitnya memperoleh komponen pengganti. Dengan demikian, kepercayaan pasar dapat dibangun lebih cepat, terutama untuk merek yang relatif baru di suatu negara.
Komitmen Investasi Jangka Menengah dan Pembangunan Pabrik
Dalam kontrak kerja sama antara Agrinas dan pabrikan India, terdapat komitmen investasi jangka menengah yang mencakup rencana pembangunan pabrik. Kehadiran fasilitas perakitan atau produksi lokal dipandang sebagai sinyal keseriusan dalam membangun basis produksi dan distribusi komponen di dalam negeri.
Pembangunan pabrik lokal berpotensi memperkuat rantai pasok, mempercepat distribusi suku cadang, serta mengurangi ketergantungan impor komponen. Selain itu, produksi lokal diyakini dapat menekan harga spare part sehingga lebih kompetitif bagi konsumen.