RADARLEBONG.ID-Teras rumah yang bersih, rapi, dan tertata memengaruhi keberkahan dan rezeki. Hindari 13 pantangan teras ini agar hidup lebih lancar, keluarga harmonis, dan energi positif masuk ke rumah.
Teras Rumah sebagai Wajah Pertama dan Pintu Energi
Teras rumah bukan sekadar lantai atau tempat menaruh sandal, melainkan gerbang batin dan cerminan rasa syukur. Keteraturan dan kebersihan teras memengaruhi suasana hati, energi, dan keberkahan yang masuk ke rumah.
Sebaliknya, ketidakpedulian terhadap teras dapat menimbulkan stagnasi hidup, konflik keluarga, dan hambatan rezeki.
BACA JUGA:Tanggal 11, 16, 21, dan 26 Februari: Panduan Energi untuk Weton Wage
1. Menyimpan Sampah di Teras
Menaruh kantong sampah, kardus, atau plastik belanja di teras, meskipun hanya sementara, menciptakan kesan malas dan menunda kebaikan. Sampah yang menumpuk menimbulkan bau dan beban batin, sehingga rumah terasa berat dan menghalangi energi positif.
2. Teras Kotor dan Jarang Disapu
Debu, daun kering, atau noda hujan yang menumpuk menciptakan suasana keruh. Membersihkan teras bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi latihan keteraturan batin. Teras bersih memberi rasa lapang dan memudahkan langkah menuju keberkahan.
3. Sandal dan Sepatu Berserakan
Alas kaki yang tidak tertata mencerminkan hidup yang kurang disiplin. Menata sepatu secara rapi adalah latihan perhatian pada hal kecil dan menciptakan suasana teras yang ramah bagi penghuninya maupun tamu.
4. Menaruh Barang Rusak atau Rongsokan
Kursi patah atau barang bekas yang dibiarkan di teras menjadi simbol beban lama yang belum dilepas. Teras seharusnya menjadi ruang bernapas, bukan gudang masalah. Membersihkan barang tak berguna membuka ruang untuk hal baru dan lebih baik.
5. Cermin Retak atau Pecah
Cermin yang retak mencerminkan citra diri yang terpecah dan masalah yang dibiarkan. Pantulan rusak di teras menimbulkan energi negatif dan mengurangi kesan rumah yang harmonis.