Dengan demikian, listrik dapat mengalir optimal ke charger motor tanpa gangguan beban berlebih.
3. Perhatikan Spesifikasi Charger dan Kapasitas Baterai Motor
Masing-masing motor listrik memiliki charger dengan daya yang berbeda, tergantung kapasitas baterainya.
Motor dengan baterai kecil yang spesifikasinya ramah untuk charger daya rendah lebih cocok dicas di listrik 900 watt.
Sebaliknya, motor dengan baterai besar atau yang punya fitur fast charging biasanya membutuhkan daya lebih besar dan kurang ideal jika digunakan di rumah dengan listrik terbatas.
Menurut data valid, mayoritas motor listrik yang beredar di pasar Indonesia menggunakan charger 300-600 watt.
Ini menjelaskan bahwa secara teori rumah dengan daya 900 watt masih bisa mengakomodasi pengisian baterai motor listrik selama sisa beban listrik rumah diatur dengan baik.
Jika penghuni rumah sering mengalami listrik turun saat mengisi baterai, opsi menaikkan daya ke 1.300 watt atau 2.200 watt bisa dipertimbangkan. Namun, ini bukan kewajiban mutlak.
Pengaturan pemakaian alat elektronik secara cermat sudah bisa membuat pengisian baterai motor listrik berjalan lancar dan aman.
Penggunaan listrik 900 watt yang efektif tidak hanya menghemat biaya bulanan, tetapi juga memberi solusi ramah lingkungan bagi pemilik motor listrik.
Motor listrik jadi kendaraan harian yang lebih ekonomis tanpa harus langsung naik daya listrik rumah.