RADARLEBONG.ID-Sekring menjadi salah satu komponen vital pada sepeda motor karena berfungsi melindungi sistem kelistrikan dari kerusakan.
Saat sekring bermasalah atau putus, berbagai fitur penting seperti lampu, klakson, hingga sistem pengapian dapat terganggu. Bahkan, dalam kondisi tertentu, motor bisa tiba-tiba mati saat digunakan, sehingga menyulitkan pengendara.
Pada prinsipnya, sekring bekerja sebagai pengaman arus listrik. Ketika terjadi gangguan atau lonjakan arus, sekring akan terputus untuk mencegah kerusakan yang lebih parah pada rangkaian kelistrikan.
Namun, mengganti sekring dengan yang baru tidak selalu menjadi solusi jika penyebab utama kerusakan tidak segera ditangani.
BACA JUGA:Hyundai Gowa Bagikan Tips Perawatan Mobil Agar Tetap Aman di Musim Hujan Ekstrem
Pihak Wahana Honda mengungkapkan ada beberapa faktor yang kerap menjadi pemicu sekring motor putus, di antaranya sebagai berikut:
1. Beban Listrik Berlebihan
Penggunaan aksesori tambahan atau perangkat listrik yang melebihi kapasitas standar motor dapat menyebabkan beban listrik meningkat. Akibatnya, sekring bisa menjadi panas, meleleh, bahkan terbakar. Untuk menghindari hal ini, pemilik motor disarankan menggunakan sekring dengan spesifikasi yang sesuai serta memastikan kondisi kabel masih layak dan tidak rusak.
2. Terjadinya Korsleting
Hubungan arus pendek atau korsleting juga sering menjadi penyebab sekring putus. Aliran listrik yang tidak stabil dapat merusak sekring dalam waktu singkat. Penanganan masalah ini memerlukan pemeriksaan menyeluruh pada sistem kelistrikan untuk menemukan titik korsleting. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh mekanik berpengalaman di bengkel resmi agar hasilnya lebih akurat.
3. Kualitas Komponen yang Tidak Standar
Penggunaan komponen kelistrikan dengan mutu rendah, seperti kabel yang terlalu tipis atau tidak sesuai standar pabrikan, dapat meningkatkan risiko gangguan arus listrik. Kondisi ini memicu panas berlebih dan membuat sekring lebih cepat rusak. Oleh karena itu, penggunaan suku cadang sesuai rekomendasi pabrikan sangat dianjurkan demi menjaga keamanan dan kinerja motor.
Dengan memahami penyebab sekring motor putus, pemilik kendaraan diharapkan lebih waspada dan rutin melakukan pengecekan agar sistem kelistrikan tetap aman dan berfungsi optimal.