Registrasi SIM Card Biometrik Jadi Wajib, Ini Risiko Besar Jika Diabaikan

Sabtu 31-01-2026,13:27 WIB
Reporter : Reni Apriani
Editor : Reni Apriani

Saat SIM Card hilang atau rusak, proses penggantian kartu memerlukan verifikasi data. Tanpa data biometrik, proses ini bisa memakan waktu lebih lama, bahkan berisiko ditolak karena data dianggap tidak valid.

Akses ke layanan pemerintah terganggu

Sejumlah layanan publik kini terhubung dengan nomor ponsel untuk verifikasi data. Jika nomor tidak aktif atau diblokir, proses administrasi bisa gagal dan membuat urusan menjadi semakin rumit.

Tingkat kepercayaan sistem menurun

Nomor yang tidak terdaftar secara lengkap sering dianggap tidak aman oleh sistem digital. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi perlahan akan memengaruhi kelancaran penggunaan berbagai aplikasi dan layanan online.

Meski terdengar teknis, registrasi biometrik sebenarnya bertujuan sederhana: melindungi pengguna dari kejahatan digital dan penyalahgunaan data. Prosesnya pun semakin mudah karena bisa dilakukan di gerai resmi operator atau lokasi yang telah ditentukan.

Jika melihat risikonya, melewatkan registrasi ini jelas bukan pilihan bijak. Nomor ponsel saat ini bukan sekadar alat komunikasi, melainkan kunci utama untuk berbagai aspek penting dalam kehidupan digital.

Dengan melakukan registrasi SIM Card menggunakan identitas biometrik, kamu turut menjaga keamanan data pribadi dan memastikan semua layanan tetap berjalan lancar. Sedikit usaha di awal bisa menghindarkan dari masalah besar di kemudian hari.

 

Kategori :