RADARLEBONG.ID- Alasan Opel Blazer kurang laku di Indonesia, dibahas lengkap dari sejarah masuk, desain SUV Amerika, spesifikasi mesin DOHC dan SOHC, interior mewah, konsumsi BBM, hingga harga bekas Opel Blazer yang kini terjun bebas.
Latar Belakang Kehadiran Opel Blazer di Indonesia
Opel Blazer masuk ke pasar Indonesia pada tahun 1996 saat segmen SUV masih sangat terbatas. Pada era tersebut, pasar otomotif nasional didominasi MPV seperti Toyota Kijang, Isuzu Panther, dan Mitsubishi Kuda.
SUV yang beredar hanya segelintir, salah satunya Nissan Terrano. General Motors melihat celah pasar dan membawa Chevrolet Blazer generasi kedua ke Indonesia dengan merek Opel, mengingat Opel dan Chevrolet berada di bawah induk yang sama.
BACA JUGA:Alasan Toyota Kijang Super Dikenal Mobil Bandel, Tangguh dan Serbaguna
Posisi Opel Blazer sebagai SUV Overkill di Masanya
Opel Blazer hadir dengan konsep yang terlalu maju untuk kondisi pasar Indonesia saat itu. Mobil ini menawarkan kenyamanan tinggi, fitur mewah, dan desain gagah khas Amerika. Namun, persepsi pasar justru menganggap Blazer sebagai SUV yang rumit, mahal dalam perawatan, dan menakutkan untuk dimiliki, sehingga minat beli menjadi rendah.
Evolusi Desain dan Facelift Opel Blazer
Desain Eksterior Khas Amerika
Opel Blazer generasi awal memiliki desain mengotak dengan grille besar dan lampu depan persegi yang mencerminkan karakter SUV Amerika tahun 90-an. Bumper besi dengan aksen krom serta fog lamp menjadi standar yang memperkuat kesan gagah.
Perubahan Facelift 1999 dan 2002
Pada facelift 1999, Opel Blazer mendapatkan lampu depan model tumpuk yang dianggap lebih modern dan menarik. Namun facelift lanjutan pada 2002 justru dinilai menurunkan estetika karena desain lampu yang kurang proporsional dibanding generasi sebelumnya.
Dimensi dan Konstruksi Opel Blazer
Opel Blazer tergolong medium SUV dengan panjang sekitar 4,6 meter, lebar 1,7 meter, dan tinggi 1,6 meter. Wheelbase 2,7 meter memberikan kestabilan berkendara, sementara bobot kosong sekitar 1,6 ton membuatnya terasa solid. Velg dengan pola baut 6x139 memudahkan kompatibilitas dengan velg SUV populer lain seperti Fortuner dan Pajero.
Varian Mesin Opel Blazer dan Karakteristiknya