RADARLEBONG.ID-Daftar 5 mobil yang susah dijual kembali di Indonesia, mulai dari Ford Fiesta, Toyota Yaris Lele, Nissan Grand Livina, Toyota Innova bensin manual, hingga Mazda, lengkap dengan alasan teknis, biaya perawatan, dan faktor pasar mobil bekas.
Kebiasaan Konsumen Mobil Indonesia dan Faktor Harga Jual Kembali
Pertimbangan Nilai Resale dalam Membeli Mobil
Sebagian besar konsumen mobil di Indonesia terbiasa memasukkan faktor harga jual kembali sebagai pertimbangan utama sebelum membeli kendaraan.
BACA JUGA:Hindari Memiliki Tipe Mobil Honda Ini: Pertimbangan Teknis dan Biaya Perawatan
Mobil tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga aset bernilai tinggi yang diharapkan masih memiliki nilai ekonomi saat dilepas. Pola pikir ini bukanlah sesuatu yang keliru, mengingat kondisi pasar mobil bekas di Indonesia sangat aktif dan sensitif terhadap persepsi merek, biaya perawatan, serta kemudahan menjual kembali.
Fokus Kemudahan Menjual Antar Pemakai
Dalam konteks pasar pemakai ke pemakai, tantangan menjual mobil menjadi jauh lebih kompleks dibanding menjual ke showroom atau dealer mobil bekas. Penjualan ke dealer memang cenderung cepat, namun harga yang diterima biasanya turun signifikan karena dealer harus mengambil margin keuntungan. Oleh karena itu, pembahasan ini menitikberatkan pada mobil-mobil yang sulit dijual kembali langsung ke pengguna lain.
1.Ford Fiesta: Hatchback Canggih dengan Risiko Tinggi
Desain dan Fitur yang Unggul di Kelasnya
Ford Fiesta, khususnya generasi MK6 dan MK6,5, dikenal sebagai hatchback dengan desain menarik. Versi facelift bahkan memiliki tampilan depan yang sekilas menyerupai Aston Martin. Dari sisi fitur, mobil ini tergolong sangat mewah di kelasnya, dengan sensor melimpah, teknologi canggih, serta sistem audio yang dianggap unggul dibanding pesaing seperti Honda Jazz dan Toyota Yaris.
Kenyamanan dan Kekedapan Kabin
Kekedapan kabin Ford Fiesta menjadi salah satu nilai jual utamanya. Dalam berbagai generasi, tingkat peredaman suara mobil ini sering disebut jauh di atas kompetitor sekelas. Hal ini menjadikannya nyaman digunakan, terutama untuk pengendara yang mengutamakan kualitas berkendara dan hiburan di dalam kabin.
Masalah Teknis dan Biaya Kepemilikan
Di balik keunggulannya, Ford Fiesta memiliki reputasi buruk dalam hal keandalan, khususnya pada transmisi otomatis dual clutch. Sistem ini kerap bermasalah saat digunakan dalam kondisi macet, bahkan rentan mengalami overheat. Risiko tersebut membuat mobil ini kurang ideal untuk penggunaan harian di kota besar. Harga suku cadang yang mahal serta keterbatasan aftermarket semakin mempersempit pasar, sehingga pemilik sering kali terpaksa menurunkan harga secara ekstrem agar mobil dapat terjual.